Pengaturan Skor Piala Asia U-16 Terkuak! 8 Pemain Satu Grup dengan Indonesia Disanksi

AFC
31 Oktober 2018 21:59 WIB Galih Eko Kurniawan Dunia Share :

Solopos,com, KUALA LUMPUR — Skandal pengaturan skor dalam ajang kualifikasi Piala Asia U-16 tahun 2018 terbongkar. Sebanyak delapan pemain dikenai saksi berupa denda  US$1.000 atau sekitar Rp15 juta dengan masa percobaan dua tahun.

Delapan pemain itu merupakan pemain Timnas Laos. Dalam babak kualifikasi itu Laos satu grup dengan Indonesia.

Induk organisasi sepak bola Asia (AFC) lewat Komisi Disiplin dan Komisi Etik AFC dalam amar putusannya pada 12 Oktober 2018,  telah menjatuhkan hukuman kepada delapan pemain Timnas U-16 Laos yang berlaga di ajang kualifikasi Piala Asia U-16 2018.

Di kualifikasi itu, Laos berada di Grup G bersama Timor Leste, Kepulauan Mariana Utara, Indonesia dan Thailand. Semua pertandingan dilangsungkan di Bangkok, Thailand pada September 2017.

Dalam pertandingan grup, Laos meraih sekali kemenangan dengan tiga kali kekalahan. Catatan golnya sebanyak 13 memasukkan dan 12 kebobolan. Di klasemen akhir Grup G, Laos berada di peringkat keempat, di atas Kepulauan Mariana Utara yang didasar klasemen.

Penjatuhan hukuman dilakukan Komisi Disiplin dan Komisi Etik AFC pada 12 Oktober 2018. Dalam putusannya, disebutkan ada upaya pengaturan skor yang melibatkan Laos. Namun, dalam putusan itu tidak disebutkan pertandingan mana yang mengalami pengaturan skor, apakah melawan Kepulauan Mariana Utara, Thailand, Timor Leste ataupun Indonesia.

Disebutkan AFC, delapan pemain itu bersekongkol mempengaruhi atau memanipulasi hasil pertandingan kualifikasi Piala Asia U-16 2018. Cara-cara seperti itu bertentangan dengan etika olahraga. Khusus untuk tergugat nomor satu, dua dan tujuh dianggap tidak kooperatif dalam pemanggilan sidang.

Mereka akhirnya kena denda US$1.000 atau sekitar Rp15 juta dengan masa percobaan dua tahun. Namun, hukuman larangan beraktivitas di sepak bola internasional yang diterima setiap pemain berbeda-beda dan langsung diterapkan.

Pemain Laos yang tersandung kasus pengaturan skor
1. Fenta Vilaithong (pemain), 20 bulan
2. Sompatthana Voravong (pemain), 20 bulan
3. Khatha Phommavongsai (pemain), 12 bulan
4. Xeedee Pomsavanh (pemain), 12 bulan
5. Noy Phonthongsy (pemain), 12 bulan
6. Anousone Xaypanya (pemain), 12 bulan
7. Palamy Kommamuang (pemain), 14 bulan
8. Alisanh Mueangvongsa (pemain), 12 bulan

Sumber : Harian Jogja