Emoh Jeblok Lagi, PSIK Klaten Persiapan Lebih Awal

PSIK Klaten (Istimewa)
31 Oktober 2018 19:25 WIB Chrisna Chaniscara Indonesia Share :

Solopos.com, KLATEN — Hasil amburadul di Liga 3 Indonesia zona Jawa Tengah (Jateng) 2018 tampaknya menjadi tamparan keras bagi manajemen PSIK Klaten untuk segera berbenah. Meski jadwal kompetisi 2019 belum turun, Laskar Harimau Merapi mulai menyiapkan tim secara matang dengan menggelar seleksi pemain sejak bulan depan.

PSIK memang babak belur pada musim 2018 setelah menjadi juru kunci Grup A babak penyisihan zona Jateng dengan menelan delapan kekalahan di delapan pertandingan. Basten Tri Pamungkas dkk. bahkan baru mampu mencetak gol di pertandingan terakhir saat dibekuk Persekat Kabupaten Tegal 2-3.

Wakil Ketua Harian PSIK Klaten, Suradi, mengakui hasil tim di Liga 3 2018 menjadi pelajaran berharga untuk membenahi tim secara keseluruhan. Untuk kompetisi musim 2019, pihaknya bertekad menggelar seleksi lebih awal untuk mematangkan skuat Harimau Merapi. Selama ini persiapan yang mepet memang menjadi momok klub-klub Liga 3 di Soloraya tak terkecuali PSIK.

“Bulan November kami akan menggelar kompetisi antarwilayah yang diikuti tim-tim lokal di Klaten. Ajang ini sekaligus untuk mencari bibit-bibit unggul yang layak membela PSIK,” ujar Suradi saat dihubungi Solopos.com, Rabu (31/10/2018).

Suradi mengaku bakal memfokuskan radar pada pemain muda bertalenta di bawah usia 21 tahun. Menurut Suradi, PSIK berencana membangun tim dari nol dengan mengandalkan kombinasi putra daerah dan pemain dari luar Klaten. Pihaknya tak menggaransi pemain di skuat musim lalu bakal dipakai kembali di musim 2019.

“Kami mencari sekitar 22 pemain lewat seleksi ketat karena target kami musim depan lolos ke Liga 3 zona nasional. Namun jika di musim kemarin ada pemain yang menonjol, bukan tak mungkin akan ditarik lagi.”

Lebih jauh PSIK sudah menyiapkan pelatih untuk menakhodai tim musim depan. Namun Suradi masih enggan membeberkan nama figur tersebut. Musim lalu tim yang bermarkas di Stadion Trikoyo ini diarsiteki Prasetyo Sugianto. “Sudah ada nama tapi masih dirahasiakan. Yang jelas pelatih nanti sudah besertifikat C-AFC,” ujar Suradi.

Ketua Aliansi Suporter Klaten (Alaska), Yoga Adi Darmawan, beberapa waktu lalu mengingatkan agar tim meningkatkan semangat juang untuk meraih hasil lebih baik. Yoga menilai komposisi musim lalu sebenarnya cukup baik, sayang minus mental bertanding. “Mereka kurang tampil all out dengan logo yang ada di dada mereka,” ujarnya.