Gagal Promosi, Persis Solo Yakin Sponsor Tak Kabur

Para pemain Persis Solo merayakan gol (Solopos/Nicolous Irawan)
01 November 2018 08:25 WIB Chrisna Chaniscara Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO — Manajemen Persis Solo optimistis sejumlah perusahaan yang mensponsori mereka musim ini akan kembali berkomitmen mendukung tim pada tahun 2019. Kegagalan Laskar Sambernyawa promosi ke Liga 1 pada musim depan dinilai tak terlalu berdampak pada kepercayaan kalangan sponsor terhadap manajemen.

Musim lalu Persis berhasil menggaet tujuh perusahaan yakni Bank Negara Indonesia (BNI), Corsa, Torabika, Perusahaan Listrik Negara (PLN), Syahdana Property Nusantara (SPN) dan Saestu Manunggal Nusantara (SMN). Satu lagi yakni Bukalapak yang baru bergabung awal Oktober 2018 lalu. SPN dan SMN sendiri merupakan perusahaan milik Owner Persis, Sigid Haryo Wibisono.

Sekjen Persis Solo, Dedy M. Lawe, menegaskan jalinan kerja sama dengan sejumlah sponsor akan tetap bertahan musim depan. Pihaknya meyakini kalangan bisnis tetap menaruh kepercayaan pada Persis mengingat nama besar tim serta besarnya pendukung setia klub tersebut. Dedy bahkan membeberkan peluang munculnya sponsor baru setelah adanya pendekatan dengan sebuah bank swasta.

“Persis ini adalah bagian dari industri sepak bola di Indonesia. Sebagai klub profesional, tentu sebisa mungkin kami terus mempererat kerja sama dengan sponsor,” ujar Dedy kepada wartawan, Rabu (31/10/2018).

Meski demikian, renovasi Stadion Manahan yang menjadi kandang Persis bisa menjadi ganjalan ketertarikan sponsor pada Laskar Sambernyawa. Pembangunan Stadion Manahan dipastikan belum kelar saat musim depan bergulir sehingga Persis mewacanakan ber-homebase kembali di Stadion Wilis, Madiun. Kapasitas dan keterjangkauan Stadion Wilis jelas tidak sebaik Stadion Manahan.

Salah satu anggota Pasoepati asal Laweyan, Restu Andrianto, mendorong layanan tiket online bisa terealisasi musim depan sehingga memudahkan suporter untuk menonton laga di luar Solo. Restu menyebut sistem preorder tiket musim lalu tidak selancar ketika membeli langsung ke Stadion Wilis. Beberapa waktu lalu Bukalapak mewacanakan pembuatan tiket online sebagai bagian kerja sama dengan Persis.

“Dengan adanya tiket online terintegrasi, manajemen juga bisa mendorong tur suporter dengan satu komando. Hal ini bisa menekan potensi keonaran di dalam dan luar lapangan,” ujarnya kepada Solopos.com