Juara Piala Soeratin Zona Jateng, Persis Solo U-15 Lolos ke Babak Nasional

Para pemain dan tim pelatih Persis Solo U/15 merayakan gelar juara Piala Soeratin U/15 zona Jawa Tengah (Istimewa)
03 November 2018 21:25 WIB Chrisna Chaniscara Indonesia Share :

Solopos.com, MAGELANG — Jantung penggawa Persis Solo U-15 berdegup kencang seusai laga babak pertama melawan Persebi Boyolali U-15 di partai final Piala Soeratin U-15 zona Jawa Tengah di Stadion Gemilang, Magelang, Sabtu (3/11/2018) sore WIB. 

Maklum saja, meski tampil full menyerang sejak menit pertama, M. Rohan dkk. justru kecolongan gol lewat aksi Fachrezi di laga yang memperebutkan tiket ke babak nasional Piala Soeratin U-15. Gol di menit ke-22 tersebut sempat meruntuhkan mental tim asuhan Christian Very Saputra. 

Apalagi proses gol tersebut berasal dari kesalahan mereka sendiri yakni saat kiper M. Lutfi gagal menghalau umpan lambung pemain Persebi di ujung kotak penalti. Bola kemudian diserobot Fachrezi yang dengan mudah menceploskannya ke gawang kosong. “Gol itu benar-benar membuat anak-anak drop karena mereka awalnya bisa mendikte permainan,” ujar Very saat dihubungi Solopos.com Sabtu malam.

Namun gemblengan di ruang ganti saat jeda pertandingan membuat semuanya berubah. Di 15 menit waktu istirahat, seluruh tim pelatih, manajer dan official ke ruang ganti untuk memberi semangat Afriyanto Nico dkk. Saat itu Very turut menekankan kerjasama tim dan menjaga ritme permainan meski tengah tertinggal 0-1. Sang pelatih juga memasukkan Nova Romadhona di bawah mistar gawang menggantikan Lutfi yang mentalnya drop seteah melakukan blunder.

Sejumlah treatment itu langsung membuahkan hasil setelah Afriyanto Nico mencetak gol saat babak kedua baru berjalan tujuh menit. Kini pemain Persis giliran memanfaatkan blunder kiper Persebi, Isnu Saputro, yang gagal menghalau umpan silang dari sisi kanan pertahanan mereka. Bola kemudian dengan mudah dicocor Nico. 

Sempat kembali unggul lewat tendangan bebas Akmaludin, Persebi kembali terkejar setelah Nico mencetak gol cantik memanfaatkan crossing dari sisi kiri pertahanan Persebi. Dia melesakkan tembakan first time keras yang gagal digentikan Isnu Saputro. Persis benar-benar berpesta setelah Romadhona Dwi Kusuma memastikan kemenangan tim 3-2 lewat gol tujuh menit jelang bubaran. Gol itu tak kalah menawan karena diawali dari umpan terobosan yang membelah rapatnya pertahanan Persebi. 

“Kami sudah menyangka Persebi akan memberi perlawanan hebat karena ini babak final. Setelah ini kami akan kembali fokus berlatih untuk menghadapi babak nasional,” ujar Very.

Sementara itu, Manajer Persebi U-15, Zamhari, mengaku tak kecewa meski timnya gagal meraih juara. Dia menyebut Akmaludin dkk. sudah melampaui target babak enam besar di keikutsertaan pertama mereka di Piala Soeratin U-15. “Kami sudah berusaha maksimal, terbukti sempat dua kali unggul. Yah mungkin belum nasibnya saja, apalagi Persis memang lebih berpengalaman,” kata dia.