UEFA Nations League: Misi Sulit Jerman Saat Hadapi Rusia

Timnas Jerman (Reuters/Michael Dalder)
15 November 2018 08:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, LEIPZIG Timnas Jerman diprediksi masih belum bisa keluar dari periode kelabu saat menjamu Rusia dalam laga persahabatan di Red Bull Arena, Jumat (16/11/2018) dini hari WIB. Ya, lawan yang dihadapi Tim Panser kali ini memang berpotensi membuat luka mereka lebih dalam.

Rusia tak terkalahkan di empat pertandingan terbaru mereka seusai menjalani petualangan indah Piala Dunia 2018. Tim asuhan Stanislav Cherchesov itu bahkan mampu memenangi tiga laga di antaranya yakni saat melawan Turki di UEFA Nations League (2-1 dan 2-0) serta Republik Cheska (5-1) di laga persahabatan.

Bandingkan dengan performa Jerman yang hanya mampu meraih satu kemenangan (2-1 atas Peru) seusai gagal total di Piala Dunia 2018. Di dua laga terakhir, Mats Hummels dkk. bahkan dipaksa takluk oleh Belanda (0-3) dan Prancis (1-2) di UEFA Nations League A.

Die Mannschaft terancam terdegradasi ke UEFA Nations League B karena baru mengumpulkan satu poin dari tiga pertandingan. “Kami tahu tahun ini bukanlah tahun yang bagus buat kami,” ujar Kiper Jerman, Manuel Neuer, seperti dilansir Goal, Jumat (14/11/2018).

Menurunnya performa sang penjaga gawang dianggap menjadi salah satu pemicu anjloknya permainan Tim Panser belakangan. Namun Neuer optimistis Jerman bakal segera bangkit di dua laga terdekat yakni melawan Rusia dan laga pamungkas UEFA Nations League A melawan Belanda.

Publik Jerman memang pantas menggantungkan asa mengingat rekor pertemuan Jerman yang apik ketika bertemu Rusia. Dari enam perjumpaan tim, Jerman lima kali keluar sebagai pemenang tanpa sekalipun menelan kekalahan. “Kami ingin menutup tahun ini dengan hasil yang baik,” lanjut Kiper Bayern Munich itu.

Tim Panser akan tampil tanpa Julian Draxler yang absen karena urusan keluarga. Padahal gelandang Paris Saint Germain (PSG) itu digadang-gadang sebagai pengganti ideal Mesut Ozil di lini tengah. Joachim Low sendiri tampaknya tak terlalu khawatir dengan absennya pemain yang sudah menyumbang tiga gol dan satu assist bagi PSG itu.

Manajer Jerman ini menegaskan masih punya banyak pemain untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Draxler maupun Ozil. “Tidak ada rencana [penambahan pemain]. Kami punya lebih dari 20 pemain dan tiga kiper. Itu lebih dari cukup untuk sekarang,” ujar Low.

Tak hanya Draxler, Tim Panser dipastikan kehilangan striker Mark Uth di dua laga mendatang karena cedera hamstring.