Chelsea Terancam Sanksi Embargo Pemain

Chelsea (Reuters/John Sibley)
16 November 2018 13:54 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, LONDON — Chelsea terancam mendapat sanksi larangan jual-beli pemain selama dua tahun alias empat kali musim bursa transfer.

Tim asal London Barat ini diduga melanggar transfer pemain-pemain muda di bawah umur (18 tahun), salah satunya Bertrand Traore. FIFA sedang menginvestasi dugaan pelanggaran yang dilakukan Chelsea. Jika terbukti, Chelsea bisa terkena embargo pemain seperti yang pernah dialami Atletico Madrid.

Seperti dilansir Dailymail.co.uk, Kamis (15/11), petugas dari Unit Integritas dan Pemenuhan FIFA menggali kasus transfer Traore selama tiga tahun. Bukan hanya Traore, FIFA juga menyelidiki 13 transfer pemain di bawah usia U-18 yang dilakukan klub milik taipan Rusia, Roman Abramovich, tersebut.

Menurut media online Prancis, Mediapart, Unit Integritas dan Pemenuhan FIFA berencana mengajukan hukuman denda 45.000 poundsterling (Rp843,6 miliar) ke Chelsea. Selain itu, The Blues juga diancam sanksi embargo pemain selama dua kali bursa transfer musim dingin dan dua kali bursa transfer musim panas. Mediapart sendiri merupakan salah satu media yang memberitakan temuan Football Leaks.

Kedatangan Traore yang pernah disebut-sebut sebagai bintang masa depan Chelsea ternyata menyisakan masalah. Penyerang Burkina Faso tersebut menandatangani kontrak profesionalnya pada September 2013, alias setelah ulang tahunnya yang ke-18. Dia tercatat di bursa transfer pada Januari 2014. Meski demikian, Mediapart, menyebut FIFA mengendus ketidakwajaran mengenai transfer Traore.

Traore bermain untuk Chelsea pada usia 16 tahun. Dia bermain dengan Chelsea U-18 melawan Arsenal U-18. Chelsea disebut-sebut membayar ibu Traore senilai 155.000 poundsterling pada April 2011 dengan menyertakan opsi penolakan. Selanjutnya, mereka membayar 13.000 poundsterling kepada klub AJE Bobo-Dioulasso, yang dipimpin ibunya Traore.

Kubu Traore dan Chelsea sepakat untuk menandatangani kontrak selama empat setengah tahun ketika usianya sudah memasuki 18 tahun. Dengan kata lain, kesepakatan transfer terjadi sebelum sang pemain berusia 18 tahun. “Klub akan kooperatif dengan FIFA dan membuktikan sudah memenuhi semua regulasi FIFA,” ujar pernyataan Chelsea.

Sementara juru bicara FIFA mengatakan sedang menyelidiki kasus serupa yang menimpa klub-klub Liga Premier lainnya. Jika sanksi benar-benar dijatuhkan ke Chelsea, klub asal London Barat ini tentu akan kembali berpikir ulang meminjankam bek gaek mereka Garry Cahill ke klub lain.