Liga Italia: Prediksi Lazio Vs AC Milan

AC Milan (Reuters/Alberto Lingria)
25 November 2018 17:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, ROMA - AC Milan kerap mengalami kesialan dalam grande partita (big match) di Seri-A belakangan ini. Tim berjuluk Rossoneri tersebut hanya menang sekali dalam 16 pertandingan terbaru melawan tim-tim zona empat besar.

Paling gres, Milan dipaksa menelan pil pahit tumbang 0-2 dari Juventus di San Siro sebelum jeda internasional. Sedangkan satu-satunya kemenangan pada 16 grande partita tersebut Milan terjadi ketika menaklukkan Lazio 2-1 di San Siro, Januari lalu.

Nah, Rossoneri berharap bisa memperbaiki catatan minor pada laga-laga besar ketika kembali dipertemukan dengan Lazio, di Stadion Olimpico, Roma, Senin (26/11/2018) pukul 00.00 WIB. Milan hanya berjarak satu poin dari Lazio yang menempati posisi keempat di klasemen sementara Seri-A. Otomatis, Milan akan menggeser Lazio dari zona Liga Champions (empat besar), apabila bisa menaklukkan tim Ibu Kota Italia tersebut di Olimpico.

Tapi upaya Milan melawan kutukan grande partita dan merangsek ke zona Liga Champions tidak akan semudah membalikkan telapak tangan. Badai cedera pemain masih menghantui tim yang dinakhodai Gennaro Gattuso tersebut. Kapten Alessio Romagnoli menyusul parternya di lini belakang Milan, Mateo Musacchio, yang mengalami cedera selama sebulan.

Sebelumnya, Milan sudah kehilangan setidaknya lima pemain yang masuk ruang medis, di antaranya Ivan Strinic, Lucas Biglia, dan Giacomo Bonaventura. Rossoneri semakin merana karena banding bomber utama mereka, Gonzalo Higuain, ditolak setelah diganjar kartu merah ketika bersitegang dengan wasit pada laga kontra Juventus.

Gattuso berharap bek enerjik Davide Calabria bisa kembali pulih untuk menutup lubang di belakang timnya. Gelandang kreatif Hakan Calhanoglu juga menunjukkan sinyal membaik. Bersama Suso, Calhanoglu akan menopang Patrick Cutrone yang terpaksa menjadi striker tunggal dengan absennya Higuain nanti. Suso bisa menjadi andalan Rossoneri untuk memimpin serangan timnya. Pemain berusia 25 tahun itu sejauh ini menjadi top assist di lima liga top Eropa, dengan torehan delapan kali.

"Rossoneri kehilangan beberapa pemain penting karena cedera, namun mereka masih punya pemain berkualitas hebat dan buktinya mereka mengalahkan AS Roma [musim ini]," jelas bek Lazio, Francesco Acerbi, seperti dilansir football-italia.net, Sabtu (24/11/2018).

Berbeda 180 derajat, Lazio bakal turun dalam skuat nyaris full-team. Milan Badelj dan Felipe Caicedo kembali pulih dari cedera masing-masing. Hanya gelandang Lucas Leiva yang diragukan bisa bermain karena menderita gangguang otot.

Biancocelesti, julukan Lazio, mengalami hasil campur-aduk sebelum jeda internasional. Setelah dibuat babak belur 0-3 dari Inter Milan di Olimpico, pasukan Simone Inzaghi menang telak 4-1 atas SPAL dan ditahan imbang Sassuolo 1-1. Striker Lazio, Ciro Immobile, berharap bisa menambah isi rekening golnya kali ini.

Immobile hanya terpaut satu gol dari pemain Genoa, Krzyszt Piatek, yang menjadi top scorer sementara Seri-A dengan sembilan gol. Dalam enam bentrok terbaru Lazio versus Milan di Olimpico, kedua tim selalu mencetak gol. Total tercipta 22 gol dalam enam pertemuan alias rata-rata lebih dari tiga gol per laga.