Selebrasi Kupu-Kupu, Salah Sindir Ramos?

Mohamed Salah (Reuters/Carl Recine)
26 November 2018 16:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, WATFORD — Rivalitas winger Liverpool, Mohamed Salah, dengan bek sentral Real Madrid, Sergio Ramos, masih terus diungkit sejak keduanya terlibat bentrok pada final Liga Champions musim lalu.

Salah mengalami dislokasi bahu di menit-menit awal setelah pelanggaran keras dari Ramos ketika Liverpool takluk dari Madrid pada final Liga Champions musim 2017/2018. Salah sepertinya belum bisa “memaafkan” insiden yang dilakukan Ramos sekitar setengah tahun lalu.

Pemain asal Mesir tersebut bahkan diduga “membalas” aksi Ramos ketika Liverpool melumat Watford 3-0 di Vicarage Road, Sabtu (24/11/2018) malam WIB. Salah membuka skor bagi The Reds dan melakukan selebrasi dengan menyilangkan kedua tangan dan mengepakkannya seperti kupu-kupu.

Seperti diketahui, selebrasi kupu-kupu identik dengan gaya Ramos saat merayakan gol. Gestur yang dilakukan Salah sontak mengundang perhatian, termasuk di media sosial. Salah dinilai sengaja melakukan selebrasi tersebut untuk mengolok-olok kapten Real Madrid yang belum lama ini membantah laporan Football Leaks yang menyebut dirinya terlibat doping.

Bagaimana tanggapan Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, dengan selebrasi Salah itu? “Saya tidak masalah dengan pertanyaan ini, namun saya tidak melihat selebrasinya, saya sendiri sedang melakukan selebrasi saat itu,” jelas Klopp ketika ditanya wartawan, seperti dilansir Dailymail.co.uk.

Selain Salah, dua pemain The Reds lainnya mencatatkan namanya di papan skor pada pertarungan di Vicarage Road, yakni Trent Alexander-Arnold dan Roberto Firmino. Hasil ini membuat tim asal Merseyside tersebut mengoleksi 33 poin dalam 13 pertandingan. Itu merupakan rekor start poin terbanyak The Reds dalam sejarah mereka di Liga Premier. Di sisi lain, Liverpool terus membuntuti Manchester City yang unggul dua poin di pucuk klasemen sementara. 

“Ini menyenangkan. Ini klub besar yang fantastis dengan tim yang luar biasa di masa lalu, jadi rekor ini menyenangkan bagi para pemain kami saat ini. Namun musim ini belum tuntas dan kami belum mendapat apa-apa,” jelas pelatih asal Jerman ini.