Bayern Munchen Vs Benfica: Panggung Penyelamat Kovac!

Niko Kovac (Reuters/Kai Pfaffenbach)
26 November 2018 23:35 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, MUNICH - Lain lubuk lain ilalang. Pribahasa tersebut sepertinya cocok disematkan pada penampilan Bayern Munchen musim ini.

Di Bundesliga, Bayern seperti terlunta-lunta mempertahankan gelar mereka. Tim berjuluk Die Roten itu masih tertahan di posisi kelima klasemen sementara dengan tertinggal sembilan poin dari musuh abadi merea, Borussia Dortmund, yang berada di puncak.

Namun, performa Thomas Muller dkk. di Liga Champions sangat bertolak belakang dengan penampilan mereka di Bundesliga. Bayern belum pernah menelan kekalahan dalam empat laga pembuka Grup E, dengan tiga kali menang dan sekali imbang. Bayern bahkan hanya membutuhkan hasil imbang ketika menjamu Benfica di Allianz Arena, Rabu (28/11/2018) pukul 03.00 WIB, untuk menyegel tiket ke babak 16 besar.

Liga Champions bisa menjadi panggung penyelamat Niko Kovac di kursi pelatih Die Roten. Ancaman pemecatan pelatih asal Kroasia tersebut semakin besar. Menurut laporan media Jerman, Bild, petinggi Bayern semakin getol mendekati Arsene Wenger setelah Mats Hummels cs. ditahan tim promosi Fortuna Dusseldorf 3-3, akhir pekan lalu.

"Kami benar-benar kebobolan banyak gol, yakni 17 gol dalam 12 laga [di Bundesliga musim ini]. Kami selalu melalukan kesalahan individu, itu tidak bisa dicegah oleh Anda sebagai pelatih," ujar Kovac membela diri, seperti dilansir Bundesliga.com, Senin (26/11/2018).

Kovac bakal kembali berharap pada winger lincahnya, Renato Sanches. Pemain asal Portugal tersebut melesakkan gol ke gawang mantan timnya, Benfica, ketika Bayern menang 2-0 pada pertemuan pertama di Lisbon. Itu menjadi satu-satunya gol Sanches untuk Die Roten di semua kompetisi musim ini.

Pemain yang pernah dijuluki Golden Boy seusai membawa Portugal menjuarai Euro 2016 tersebut jarang mendapat kesempatan sebagai starter musim ini. Hanya, Kovac sepertinya akan memberi kepercayaan Sanches turun di belakang Franck Ribery di sayap kiri Bayern sejak menit awal ketika melawan Benfica.

Benfica sendiri harus menang agar peluang mereka untuk lolos ke babak 16 besar tidak tertutup. Pertahanan pasukan Rui Vitoria juga lemah musim ini. Gawang mereka terkoyak enam gol dalam empat laga di Grup E.