PSG Vs Liverpool: Les Parisiens Terancam Tak Lolos

Paris Saint Germain (Reuters/Regis Duvignau)
28 November 2018 14:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, PARIS - Sejak diambil alih Qatar Sports Investments pada 2011, Paris Saint Germain (PSG) berubah menjadi tim yang sangat ambisius. Target tim berjuluk Les Parisiens ini tidak lagi di level domestik, melainkan Eropa.

Ligue 1 seolah-olah hanya menjadi kompetisi "hiburan" bagi PSG. Itu karena PSG terlalu dominan setelah mendapat suntikan dana dari konglomerat asal Qatar untuk membeli bintang-bintang ternama selama kurang lebih tujuh tahun terakhir. Salah satunya Neymar yang dibeli dengan memecahkan rekor transfer dunia senilai 222 juta euro (Rp3,6 triliun) pada 2017. Sejak itu, PSG hanya gagal sekali meraih gelar Ligue 1, yakni saat AS Monaco membuat kejutan sebagai juara pada 2016/2017.

Bukan rahasia umum, obsesi terbesar PSG adalah meraih gelar Liga Champions. Sepanjang sejarah, Les Parisiens belum pernah meraih Si Kuping Lebar, julukan trofi Piala/Liga Champions. Sebagai tim kaya-raya, PSG berusaha "membeli" trofi pertama mereka di turnamen sepak bola antarklub paling elite di Eropa ini. Tapi, hasilnya selalu nihil!

Bahkan, musim ini bisa menjadi tamparan terbesar bagi PSG. Les Parisiens terancam gagal lolos ke fase knock-out untuk kali pertama sejak dikuasai Qatar Sports Invesments pada 2011. Padahal, sebelumnya mereka selalu lolos dari fase grup, bahkan menembus perempat final dalam empat edisi terakhir.

PSG hanya mengantongi lima poin dalam empat pertandingan di Grup C. Edinson Cavani cs. berada di urutan ketiga pada tabel klasemen sementara, di belakang Napoli dan Liverpool yang sama-sama mengoleksi enam poin. PSG pun dipastikan gagal lolos ke babak 16 besar jika sampai kalah dari Liverpool pada matchday kelima di Parc des Princes, Paris, Kamis (29/11/2018) pukul 03.00 WIB, serta pada waktu bersamaan Napoli mampu menundukkan Red Star Belgrade di kandang.

Red Star yang menempati juru kunci di Grup C dengan empat poin juga masih memiliki peluang untuk lolos ke babak 16 besar. "Ini laga yang menentukan, di grup yang sangat, sangat sulit," ujar Pelatih PSG, Thomas Tuchel, kepada TF1, Selasa (27/11/2018).

Tuchel mendapat kabar bagus. Dua pemain termahal di dunia milik PSG, Neymar dan Kylian Mbappe, dilaporkan kembali berlatih setelah cedera saat membela negara masing-masing pada jeda internasional. Kombinasi dua penyerang yang menghasilkan 32 gol di semua kompetisi musim ini tersebut diharapkan mampu membuat PSG membalaskan dendam kekalahan 2-3 di markas Liverpool, Stadion Anfield, September 2018 silam.

"Kami harus bermain sangat bagus untuk mengalahkan Liverpool. Penampilan rata-rata tidak akan cukup melawan tim seperti itu. Kami bermain di level top dan kami harus mempersiapkan diri dengan sempurna. Ini laga penentuan," ujar kapten PSG, Thiago Silva, dalam situs resmi klubnya.