Tottenham Vs Inter: London Utara Angker untuk Tim Italia!

Tottenham Hotspur (Reuters/Matthew Childs)
28 November 2018 15:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, LONDONTottenham Hotspur kembali bertekad memperpanjang napas mereka di Liga Champions musim ini ketika menjamu Inter Milan di Stadion Wembley, London, Kamis (29/11/2018) pukul 03.00 WIB.

Spurs harus menang melawan Inter pada matchday kelima Grup B tersebut jika ingin peluang mereka lolos ke babak 16 besar tidak tertutup rapat. Tim polesan Mauricio Pochettino tersebut tertinggal enam poin dari Barcelona yang sudah memastikan lolos dan terpaut tiga poin dari Inter yang menempati urutan kedua klasemen sementara dalam dua petandingan tersisa di Grup B.

Petandingan menjamu Inter digelar di sela-sela dua Derby London, melawan Chelsea dan Arsenal dalam kurun waktu sekitar sepekan. Spurs dalam euforia karena mampu meremukkan Chelsea 3-1 pada Liga Inggris, akhir pekan lalu. Dalam pertandingan itu, gelandang serang Spurs, Dele Alli, tampil brilian dan mendonasikan gol pembuka timnya. Padahal, Alli baru pulih dari cedera. Pemain Timnas Inggris ini bakal kembali menjadi andalan klub London Utara melawan Inter di Wembley.

“Dele sangat mencintai kompetisi besar. Dia cepat bosan, dia tidak merasa tertekan, ketika dia berada dalam kompetisi dan tekanan, dia justru menyukainya,” jelas Pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino, seperti dilansir Uefa.com, Selasa (27/11/2018).

Pochettino tidak hanya bisa tersenyum dengan menengok hasil Derby London tersebut. Pochettino juga bisa lega apabila menyaksikan rekor pertemuan Spurs menjamu tim-tim Italia. Dalam catatan UEFA, Spurs hanya menelan sekali kekalahan dalam delapan perjamuan kontra tim-tim asal Negeri Piza tersebut, dengan perincian empat kali menang dan tiga kali imbang.

Sayangnya, satu-satunya kekalahan tersebut diperoleh Spurs musim lalu ketika menjamu Juventus di leg kedua babak 16 besar. Saat itu, Spurs takluk dengan skor tipis 1-2 di Wembley.

Pada fase grup musim ini, tim berjuluk The Liliywhites tersebut menelan kekalahan di markas Inter, dengan skor 1-2 di Giuseppe Meazza, September 2018 silam. Hanya, Spurs pernah memiliki pengalaman membalaskan dendam di markas mereka saat berjumpa Inter pada fase grup 2010/2011.

Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti, sendiri dibayangi rekor buruk dalam kunjungan ke Inggris dalam karier manajerialnya. Timnya selalu menelan kekalahan dalam tujuh kunjungan ke Negeri Ratu Elizabeth II, dengan kemasukan 15 gol dan hanya mencetak dua gol.

"Kami mempelajari lawan yang kami hadapi. Kami tidak akan melakukan pendekatan khusus. Kami akan bermain sebagai Inter Milan," ujar Spalletti, seperti dilansir sport24.co.