Setelah 13 Tahun, Ajax Lolos ke 16 Besar Liga Champions Lagi

Ajax Amsterdam (Reuters/Costas Baltas)
28 November 2018 22:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, ATHENSComeback Ajax Amsterdam setelah absen selama empat tahun di Liga Champions mantul alias mantap betul. Bukan hanya lolos ke babak grup, tim berjuluk De Godenzonen (Anak-Anak Tuhan) ini memastikan melaju ke fase knock-out.

Ajax menjadi satu dari tujuh tim yang menyegel tiket ke babak 16 besar Liga Champions, Rabu (28/11/2018) dini hari WIB. Kepastian itu diperoleh setelah Frenkie de Jong dkk. menundukkan AEK Athens dua gol tanpa balas di Olympiako Stadio Spyros Louis, Athens. Bek asal Serbia, Dusan Tadic, memborong dua gol Ajax, salah satunya lewat titik penalti.

Keberhasilan Ajax sontak membuat para pemain senang bukan kepalang. Maklum, kali terakhir Ajax bisa lolos dari fase grup Liga Champions yakni sekitar 13 tahun silam. Saat itu, kapten Ajax, Matthijs de Ligt, masih berusia 6 tahun.

“Itu sudah sangat lama sekali, jadi ini benar-benar luar biasa bisa kembali [ke fase knock-out Liga Champions]. Kami senang melakukannya di Liga Champions, bahkan terkadang kami masih terkejut dengan diri sendiri dan ini melebihi ekspektasi kami,” ujar De Ligt yang saat ini berusia 19 tahun, seperti dilansir Washingtonpost.com.

Para pemain Ajax rupanya tidak terpengaruh dengan insiden kericuhan suporter pada pertandingan ini. Saat pertandingan dimulai, polisi huru-hara dipaksa bekerja keras untuk mengendalikan fans AEK yang menyalakan flare dan bom asap. Dalam beberapa foto media tampak sejumlah suporter mengalami luka dan berdarah di bagian kepala. Hanya, pihak kepolisian setempat mengklaim tidak ada fans yang cedera atau ditangkap terkait insiden tersebut.

Ajax pun mendampingi Bayern Munich yang lolos ke babak 16 besar dari Grup E. Kemenangan di markas AEK menjaga jarak mereka dari Bayern tetap dua poin dalam satu pertandingan terbaru. Laga penutup grup sontak bakal berlangsung seru, karena Ajax bakal berduel langsung dengan Bayern untuk menentukan juara Grup E di Johan Cruyff Arena, Amsterdam, medio Desember mendatang.

“Akan luar biasa jika kami bisa memasuki jeda musim dingin sebagai juara grup [mengalahkan Bayern]. Kami akan berjuang untuk mendapatkan itu,” lanjut De Ligt.