Liga Champions: Liverpool Tak Bertaji di Kandang Lawan

Pertandingan Liga Champions antara PSG dan Liverpool. (Reuters/Andrew Boyers)
30 November 2018 15:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, PARIS - Siapa yang bisa mengalahkan Liverpool di Anfield? Jika rujukannya musim ini, pertanyaan jelas menggambarkan bagaimana superiornya Mohamed Salah dkk. di kandang sendiri. Sejauh ini The Reds memang belum pernah dipermalukan di Anfield. Di Liga Champions pun, mereka mampu meraih kemenangan dengan meyakinkan di hadapan publik sendiri.

Saat menghancurkan PSG dengan skor 3-2 September lalu, Liverpool bikin tiga gol dari total tujuh tembakan ke gawang. Sebulan kemudian mereka menggasak Red Star Belgrade empat gol tanpa balas dari total 11 peluang bersih. Sayang, dominasi Sadio Mane dkk. di kandang sendiri gagal terulang ketika tampil di luar Anfield.

Terakhir The Reds tumbang dengan skor 1-2 saat melawan PSG di Parc des Princes, Kamis (29/11/2018) dini hari WIB. Dua gol PSG dalam kurun 36 menit via Juan Bernat dan Neymar cuma bisa dibalas sekali lewat penalti James Milner jelang jeda. Tak hanya itu, Liverpool juga tampil layaknya “ayam sayur” dengan hanya mencatat satu shot on target dari delapan peluang.

Ini menjadi kekalahan kelima beruntun Liverpool saat tampil di luar Anfield di Liga Champions. Sebelumnya tim dari Merseyside ini takluk dari Napoli 0-1 dan tim lemah Red Star Belgrade 0-2. Hasil ini ditambah kekalahan 2-4 dari AS Roma di leg kedua semifinal musim lalu serta kekalahan di partai final melawan Real Madrid (1-3) saat bermain di stadion netral, Olimpiyskiy.

Klopp tampak frustrasi melihat timnya kembali menelan kekalahan di laga tandang. Wasit Szymon Marciniak yang memimpin pertandingan bahkan turut menjadi pelampiasan kekesalan sang pelatih. Dia menilai pengadil asal Polandia itu terlalu longgar dengan “aksi drama” Neymar dkk. Alih-alih memperingatkan pemain PSG, wasit justru memberi 20 pelanggaran serta enam kartu kuning bagi The Reds.

“Kami memang bermain tidak terlalu bagus, tapi itu adalah pertandingan ketat di kompetisi yang sangat penting. Kami punya enam kartu kuning, itu gila. Malam ini kami seperti tukang jagal,” tukas Klopp seperti dilansir BT Sport, Kamis.

Di laga itu Marciniak juga awalnya tidak hendak memberikan penalti pada Liverpool atas pelanggaran Marco Verratti pada Joe Gomez. Namun wasit berubah pikiran setelah berdiskusi dengan hakim garis. Pelatih PSG, Thomas Tuchel, menganggap kritikan pada wasit hanya menjadi upaya Klopp agar Liverpool tidak disorot.

“Kalau ini pertandingan besar dan kalah, saya selalu dalam mood buruk. Begitu juga dia, maka saya mengerti. Saya mengenalnya dan saya tidak mengambil hati soal ini,” ujar Tuchel.