Arsenal Vs Tottenham: Duel 2 Pelatih Bersahabat

Mauricio Pochettino (Reuters/Stefano Rellandini)
02 Desember 2018 15:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, LONDON — Derby London Utara bukan lagi permusuhan antara pelatih Arsene Wenger versus Martin Jol yang kerap bersitegang di pinggir lapangan. Atau persaingan Wenger versus Mauricio Pochettino yang memiliki perbedaan usia 23 tahun.

Derby London Utara kali ini akan memperlihatkan rivalitas dua pelatih sepantaran dalam segi usia dan memiliki ikatan persahabatan (bromance), yakni antara Unai Emery versus Pochettino. Ya, Arsenal akan bertemu tetangga sekaligus musuh bebuyutan mereka, Tottenham Hotspur, untuk kali pertama sejak 23 tahun alias setelah runtuhnya rezim Wenger di Stadion Emirates, London, Minggu (2/12/2018) pukul 21.00 WIB.

Emery dan Pochettino lebih tepat disebut sebagai sahabat ketimbang musuh sebelum keduanya dipisahkan menukangi dua tim London Utara yang saling berseteru ini. Kedekatan mereka terlihat sejak sama-sama masih melatih tim Spanyol. Bahkan, Emery pernah merekomendasikan Valencia untuk menggaet Pochettino menggantikan posisinya ketika dirinya hijrah ke Spartak Moskow.

“Chairman Valencia meneleponku. Dia bilang, ‘saya ingin Anda. Unai Emery yang menganjurkanku, dan dia mengatakan agar mendatangkanmu, karena Anda manajer terbaik’. Saya bilang tidak, karena saya ingin bertahan di Espanyol, dan saya kemudian menelepon Unai di Spartak Moskow, untuk mengatakan ‘terimakasih Anda terlah merekomendasikanku’. Itu tidak biasa. Anda merasa senang ketika seorang kolega melakukan hal semacam itu,” ungkap Pochettino, seperti dilansir Dailymail.co.uk, Sabtu (1/12/2018).

Kedetakatan kedua tak hanya sebatas itu. Pochettino juga dibantu Emery ketika mendatangkan Serge Aurier dan Lucas Mauro dari Paris Saint Germain (PSG) ke Tottenham. Emery juga meminta saran Pochettino ketika dirinya antusias menangani klub Liga Premier Inggris.

Akhirnya, Emery benar-benar mendapatkan pekerjaan impiannya untuk membesut tim papan atas di Inggris dengan menakhodai Arsenal sejak awal musim ini. Keduanya kini juga bertetangga karena memiliki rumah di wilayah yang sama, Hertfordshire.

“Saya tahu dia mendapatkan pekerjaan itu [pelatih Arsenal] tapi tidak melalui saya. Dia sangat pintar untuk tidak memberitahuku sampai dia benar-benar tanda tangan kontrak. Dia benar-benar sangat tahu dengan baik mengenai sepak bola,” jelas Pochettino.

Apakah kedatangan Emery ke Arsenal melawan Pochettino berarti membuat persaingan Derby London Utara yang selalu panas menjadi dingin? Agaknya tidak. Sebab di pinggir lapangan Emirates nanti, keduanya akan memosisikan diri sebagai musuh yang bakal saling mengalahkan.

Spurs memburu kemenangan perdana mereka di kandang Arsenal pada Liga Premier Inggris sejak November 2010. Itu menjadi satu-satunya kemenangan The Lilywhites, julukan Tottenham, dalam 25 kunjungan mereka ke markas Arsenal.