Pertahanan MU Rapuh, Ferguson pun Tertawa

Sir Alex Ferguson (Reuters/Matthew Childs)
02 Desember 2018 20:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, SOUTHAMPTON — Pertahanan Manchester United menjadi bahan tertawaan musim ini. Bahkan, pelatih legendaris mereka, Sir Alex Ferguson, tak bisa menahan tawanya ketika menyaksikan gawang United kebobolan di markas Southampton dalam lanjutan Liga Inggris.

Beberapa pemain United siap-siap membangun pagar betis saat pemain Southampton, Cedric Soares, hendak mengeksekusi tendangan bebas sekitar menit ke-20 dalam laga di St. Mary’s Stadium, Minggu (2/12/2018) dini hari WIB. Entah apa yang dilakukan bek Setan Merah, Scott McTominay, saat itu. Pemain berusia 21 tahun tersebut jongkok di belakang Ander Herrera, Nemanja Matic, Paul Pogba, Marouane Fellaini, dan Romelu Lukaku yang berderet membentuk tembok penghalau.

McTominay bisa jadi ingin menjadi pelapis pagar betis timnya. Dia pun mengintip pergerakan Soares di sela-sela tubuh rekan-rekan setimnya. Tapi usaha yang tidak wajar tersebut sia-sia karena Soares dengan mudah melesakkan gol cantik ke gawang United yang dikawal David de Gea.

Saat bola sepakan Soares menghunus gawang De Gea, kamera TV mengarah kepada Ferguson yang tengah duduk di bangku penonton. Terlihat jelas guratan tawa pada wajah pria yang pernah menukangi Setan Merah selama lebih dari 26 tahun tersebut.

Sebaliknya, para pemain United panik karena gol Soares merupakan gol kedua yang masuk ke gawang De Gea dalam pertandingan ini. Sebelumnya, pemain Southampton, Stuart Amstrong, membuka skor timnya setelah menerima umpan Michael Obafemi, pada menit ke-13.

Beruntung, United bisa bangkit menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui gol Romelu Lukaku pada menit ke-33 dan Ander Herrera pada menit ke-39. Kedua gol Setan Merah itu berawal dari assist Marcus Rashford. Bagi Lukaku, golnya ke gawang Southampton sekaligus mengakhiri paceklik gol yang dialaminya selama 12 laga atau 981 menit di semua kompetisi bagi Setan Merah.

Skor imbang tersebut membuat Setan Merah masih konsisten di papan medioker. Ironisnya, tim pencetak rekor juara 20 kali Liga Premier Inggris ini memiliki selisih gol -1 setelah melakoni 14 pertandingan Liga Premier Inggris musim ini!

“Kami tidak punya banyak ‘anjing gila’ yang bisa menggigit bola dan memberi tekanan sepanjang waktu, kami tidak punya banyak pemain dengan spirit tinggi. Jika pemain tidak paham apa itu ‘sederhana adalah jenius’, khususnya beberapa bagian di lapangan, mereka akan terus dan terus bermain dengan sepak bola rumit dan itu itu terlalu sulit untuk diteruskan,” ujar Pelatih United, Jose Mourinho, yang lagi-lagi terlihat frustrasi di bench, seperti dilansir Reuters.