Leroy Sane Cemerlang Lagi!

Leroy Sane (Reuters/David Klein)
05 Desember 2018 20:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, WATFORD — Tahun ini tahun yang cukup berat bagi Leroy Sane. Winger Manchester City tersebut dicap sebagai pembuat ulah hingga dicoret Jerman untuk Piala Dunia 2018.

Sane juga mengawali musim 2018/2019 dengan kerap duduk di bangku cadangan. Attitude lagi-lagi disebut-sebut sebagai alasan dirinya gagal terpilih masuk starting XI tim berjuluk The Citizens. Namun, menjelang akhir 2018, penampilan pemuda kelahiran Essen, Jerman, tersebut semakin energik.

Sane mengemas gol keenamnya di Liga Premier Inggris musim ini ketika membantu City menundukkan Watford 2-1 di Vicarage Road, Watford, Rabu (5/12/2018) dini hari WIB. Performa pemain berusia 22 tahun itu terus bersinar dan menyilaukan mata orang-orang yang menontonnya. Sane hanya terpaut dua gol dari Sergio Aguero dan Raheem Sterling yang menjadi top scorer City di Liga Premier musim ini.

Sebelumnya, dia terpilih sebagai Pemain Terbaik untuk November versi Who Scored, setelah mengemas 3 go, 7 tembakan, 6 operan kunci, 2 assist, dan 11 dribel sukses dalam bulan tersebut. Dalam ulasan Sky Sports, Sane masih sering menunjukkan kemampuan dribelnya. Buktinya, rasio drible per laganya meningkat ketimbang musim lalu. Bedanya, Sane kini lebih rajin melepaskan tembakan. Saat melawan Watford, dia melepaskan dua kali tembakan di babak pertama.

Jika dilihat dalam lima penampilan terbarunya musim ini. Sane lebih banyak melepaskan tembakan ketimbang dribel. Padahal musim lalu, dia hanya menciptakan enam tembakan dalam 32 pertandingan di Liga Inggris. Singkat kata, permainan Sane saat ini lebih efektif dalam membantu mengisi rekening gol bagi The Citizens. Sane pun mengakui peran besar Pelatih City, Josep “Pep” Guardiola, dalam perubahan permainannya.

“Dia mengubah keseluruhan permainanku. Di Jerman, saya fokus melakukan dribel. Sekarang, Pep sangat memberi atensi pada hal-hal detail dalam permainanku. Bagaimana saya harus begerak, membuka ruang dengan berlari, bagaimana saya membantu pertahanan, bagaimana saya menempatkan diri pada posisi yang tepat di lapangan. Pep membuatku bersinar ke level baru,” ungkap Sane dalam wawancaranya dengan koran Jerman, Welt am Sonntag, awal tahun ini.

Gol Sane pun sangat menentukan kemenangan City di kandang Watford. Ia memecah deadlock ketika pertandingan telah memasuki menit ke-40. Riyad Mahrez lantas menggandakan keunggulan bagi The Citizens setelah menerima sodoran assist Gabriel Jesus pada menit ke-51. Sementara satu gol Watford dilesakkan oleh Abdoulaye Doucoure.