Chelsea Vs Manchester City: Sarri Sulit Menang dari Guardiola

Maurizio Sarri (Reuters/Ed Sykes)
08 Desember 2018 14:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, LONDON — Maurizio Sarri membuat jurnalis tertawa riuh saat mengikuti jumpa pers jelang laga big match antara Chelsea melawan Manchester City di Stamford Bridge, Minggu (9/12/2018) dini hari WIB. Dilansir Football London, Jumat (7/12/2018) malam, saat itu para wartawan tengah serius menanyakan ihwal peluang The Blues memberi kekalahan pertama pada City musim ini.

“Saya selalu kalah ketika menghadapi Guardiola [Josep Guardiola, Pelatih City], jadi Anda lebih baik menanyakan hal lain,” ujar Sarri sembari tertawa lepas.

Ya, Chelsea memang bakal menghadapi “teror ganda” saat menjamu The Citizens di Stamford Bridge. Selain menghadapi dominasi City yang amat kentara musim ini, Chelsea menanggung beban inferioritas Sarri terhadap Guardiola. Pelatih asal Italia itu selalu keok dalam tiga pertemuannya dengan Pep, baik saat menangani Napoli maupun Chelsea. Terakhir Pep mempermalukan Sarri saat City menghajar Chelsea 2-0 dalam laga Community Shield lalu.

Penampilan Chelsea hingga pekan ke-15 memang jauh dari perkiraan. Di awal musim, Olivier Giroud dkk. tak ubahnya kandidat kuat juara setelah menyapu bersih lima laga perdana dengan kemenangan. Namun Chelsea mulai kehabisan bensin di dua bulan terakhir dengan hanya meraih satu kemenangan dari empat laga terakhir di kompetisi domestik.

“Tidak mudah menjawab [soal penurunan performa tim], tapi saya melihat di laga terakhir [saat kalah 1-2 melawan Wolverhampton] kami tidak bereaksi layaknya sebuah tim. Ini problem besar,” lanjut Sarri.

Sebaliknya, Manchester City mampu tampil konsisten dengan torehan 13 kemenangan dari 15 laga. Bersama Liverpool, The Citizens masih invincible alias tidak terkalahkan di Liga Premier. Mereka kini mengantongi 41 poin di puncak atau unggul 10 poin dari Chelsea yang tercecer di peringkat keempat. Dengan kata lain, kekalahan dari City bisa membuat asa Chelsea menjuarai Liga Premier Inggris musim ini tinggal mimpi.

Terlepas dari mengendurnya performa Chelsea, mereka diyakini tetap akan menjadi rintangan berat bagi City. Eden Hazard yang kembali mentereng bersama Sarri bakal menjadi ancaman utama bagi pertahanan City. Sejauh ini Hazard telah menorehkan statistik brilian yakni tujuh gol dan enam assist di Liga Premier.

Ruben Loftus Cheek juga bisa menjadi kejutan setelah selalu mencetak gol dalam tiga penampilan terakhir di Liga Premier. Jangan lupa, The Blues juga belum pernah kalah dalam 11 laga kandang terbaru di kompetisi domestik.

Guardiola mengakui persaingan musim ini bisa lebih berat dibanding musim lalu. Pada pekan yang sama musim kemarin, City mampu meninggalkan lawannya cukup jauh. Sekarang mereka hanya unggul dua poin dari pesaing terdekat, Liverpool. “Itulah yang terjadi. Anda harus menerima tantangan itu, itu yang terpenting,” ujar Pep dilansir Mancity.com.

Untungnya rekor City saat menghadapi tim big six sejauh ini cukup menawan. Leroy Sane dkk. hanya tertahan imbang ketika menghadapi Liverpool. Sisanya mereka sukses menyikat Arsenal, Tottenham dan Manchester United. Chelsea pun bisa menjadi korban selanjutnya.

Di tiga pertemuan terakhir, Chelsea selalu kalah tanpa mampu mencetak gol saat melawan City. Tim tamu bakal kembali mengandalkan Sane yang selalu menyumbang gol dan assist dalam delapan penampilan terakhirnya. Sterling dan Sergio Aguero juga bisa menjadi ancaman nyata karena telah mengemas masing-masing delapan gol.