Jalan Juventus Menuju Scudetto Kian Lapang

Pemain Juventus merayakan kemenangan pada pertandingan pekan ke-13 Liga Italia di Allians Stadium, Minggu (25/11 - 2018) WIB. (Reuters/Massimo Pinca)
08 Desember 2018 23:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, TURIN — Juventus semakin nyaman di singgasana klasemen seusai membungkam Inter Milan dengan skor 1-0 di Stadion Allianz, Sabtu (8/12/2018) dini hari WIB. Gol Mario Mandzukic di menit ke-66 menjadi pembeda dalam laga bertajuk Derby d’Italia tersebut. Berkat kemenangan ini, Juve memperpanjang laju tak terkalahkannya dalam 15 laga awal Seri-A.

Opta menyebutkan Juventus sukses menyamai capaian Paris Saint Germain (PSG) yang menjadi klub dengan start terbaik di lima liga top Eropa musim ini dengan 43 poin dari 15 pertandingan. Peluang Juve untuk merengkuh scudetto kedelapan beruntun pun kian besar karena mereka kini unggul 11 poin dari rival terdekat, Napoli, dan 14 poin dari Inter.

“Kami tahu kompetisi tidak akan berakhir pada hari ini, kami masuh harus menghindari kekalahan,” ujar Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, merendah, seperti dilansir Football Italia, Sabtu.

Tuan rumah sejatinya mendapat perlawanan sengit dari Inter. Mauro Icardi dkk. melepaskan 12 tembakan dan penguasaan bola sebesar 51%. Inter bahkan hampir unggul lebih dulu setelah Roberto Gagliardini mendapat umpan matang dari Icardi di pertengahan babak pertama. Sayang tembakannya masih membentur tiang gawang.

Inter kembali berpeluang memimpin ketika Blaise Matuidi melakukan blunder fatal di daerah pertahanan tim seusai jeda. Namun Matteo Politano gagal memanfaatkannya menjadi gol.

Tuan rumah pun banyak membuang peluang di babak pertama sebelum akhirnya memecah kebuntuan lewat gol Mandzukic di menit ke-66. Menerima umpan silang Joao Cancelo dari sisi kiri, sundulan Super Mario gagal dibendung Samir Handanovic. Allegri mengakui Inter cukup merepotkan terutama di babak pertama. Dia pun harus melakukan perubahan strategi untuk mematikan Inter.

“Saya memindahkan Mandzukic ke kiri sehingga Paulo Dybala bermain lebih baik. Kami membuat Inter tak berkutik di babak kedua dengan menciptakan banyak peluang.”