Terkait Pengaturan Skor di Final Piala AFF 2010, Ini Komentar Hamka Hamzah

Hamka Hamzah (Antara Foto/M. Risyal Hidayat)
20 Desember 2018 15:55 WIB Ahmad Baihaqi Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO - Hamka Hamzah angkat bicara menyusul dugaan pengaturan skor pada babak final Piala AFF 2010 yang mempertemukan Indonesia melawan Malaysia. Hamka yang menjadi bagian dari skuat Indonesia kala itu, meminta publik untuk menunggu hasil penyelidikan dari satgas kepolisian.

Seperti diketahui, mantan Direktur PT Liga Indonesia, Andi Darussalam Tabusalla, menyebut ada match fixing dalam laga leg pertama final Piala AFF 2010 antara Malaysia vs Indonesia. Kala itu, Indonesia dihajar dengan skor 0-3. Menurut Andi, ada sejumlah pemain yang menerima suap sehingga tak bermain serius di laga itu.

Kekalahan Indonesia di laga itu memang mengejutkan. Pasalnya, skuat besutan Alfred Riedl mampu mengalahkan Malaysia dengans kor 5-1 pada babak fase grup. Pada akhirnya, Indonesia harus merelakan gelar juara Piala AFF 2010 kepada Malaysia karena pada leg kedua Tim Merah Putih cuma menang 2-1.

"Salam Indonesia. Buat teman-teman dan saudara-saudara semua di sini, saya ingin menyampaikan sebagai bagian pemain AFF 2010, mari semua bersabar menunggu bukti2 yg akan diserahkan ke stgas kepolisian tentang indikasi penerimaan suap," tulis Hamka sebagai caption sebuah foto di akun Instagram pribadinya, Kamis (20/12/2018).

"Janganlah menghujat dan berpikiran negatif dulu kepada kami skuat AFF 2010 sambil menunggu bukti yang konkret, karena itu berdampak besar kepada kami dan keluarga besar kami semua."

"Mari kita tunggu sama2 kelanjutan dari satgas kepolisian. Kami semua mengutuk apabila ada yg menerima suap di AFF 2010, karena kami berjuang betul-betul untuk negara. Tapi kalau memang terbukti ada yg menerima, maka hukum akan memproses itu semua. Salam Indonesia," tutup Hamka.

Kasus pengaturan skor ini memang akan ditangani oleh kepolisian. Kapolri Jenderal Tito Karnavian pun akan membentu satgas untuk menangani kasus pengaturan skor dalam sepak bola Indonesia ini.