KOMPETISI ROKET AIR : 59 Tim Meriahkan Lomba Roket Air di Magelang

19 Oktober 2015 18:50 WIB Redaksi Solopos Semarang Share :

Kompetisi roket air digelar di Lapangan Resimen Induk Kodim IV/Diponegoro, Magelang, Minggu (18/10/2015)

Kanalsemarang.com, MAGELANG-Sebanyak 59 tim pelajar tingkat sekolah menengah umum dan sederajat mengikuti lomba roket air tingkat Jawa Tengah di Lapangan Resimen Induk Komando Daerah Militer IV/Diponegoro di Kota Magelang, Minggu (18/10/2015).

Kepala Kantor Penelitian, Pengembangan, dan Statistik Kota Magelang Siti Fatonah di Magelang, Minggu mengatakan peserta lomba berasal dari sembilan di antara 35 kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah.

"Kegiatan ini sebagai wujud apresiasi atas penerapan teknologi di kalangan pelajar," katanya.

Sejumlah pihak seperti Universitas Tidar Magelang, Polinnes Semarang, Kantor Badan Penelitian dan Pengembangan Pemerintah Provinsi Jateng, serta Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, katanya, turut mendukung kegiatan dengan para juara mendapatkan trofi Gubernur Jawa Tengah, trofi Wali Kota Magelang, piagam penghargaan, dan uang pembinaan.

Meskipun roket air karya peserta lomba tampak sebagai mainan yang terkesan sederhana, katanya, hal itu memuat kreativitas dan inovasi para pelajar, serta sarat penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ia menjelaskan tentang manfaat lomba tersebut yang untuk membangun budaya penciptaan teknologi di kalangan pelajar, "Mereka mampu berkreasi dan berinovasi dengan memanfaatkan barang bekas. Lomba ini memotivasi anak-anak untuk semakin kreatif," katanya.

Pihaknya telah dua kali menggelar lomba roket air dan selanjutnya akan menjadi agenda rutin tahunan, termasuk untuk kategori pelajar Sekolah Menengah Pertama.

Staf Peneliti Penguatan Inovasi Kemenristek dan Dikti Sadiyatmo memberikan apresiasi atas kegiatan yang diselenggarakan Pemkot Magelang itu.

"Kami memberikan apresiasi kepada Kota Magelang yang menyelenggarakan kompetisi roket air ini. Minat anak-anak di Kota Magelang dan Jateng untuk mengikuti kompetisi ini cukup baik. Pada masa mendatang kita arahkan untuk kompetisi yang lebih tinggi," katanya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengemukakan tentang pentingnya membangun sikap budaya bagi pengembangan iptek di kalangan generasi muda.

Hingga saat ini, katanya, masih relatif sedikit daerah yang menggelar lomba roket air, antara lain Kabupaten Cilacap, Kota Magelang, Surakarta, Semarang, Bogor, Palembang, dan Sulawesi Selatan.

"Kemenristek dan Dikti mengapresiasi daerah yang menggelar lomba roket air untuk pelajar," katanya.