Kisah Inspiratif: Momo Harmono Ungkap Rahasia Tetap Fit Balapan di Usia Senja

Pembalap nasional, Momo Harmono, saat tampil di Trial Game Asphalt seri Semarang di Sirkuit Mijen, Sabtu (7/4 - 2018). (Solopos/Imam Yuda S.)
08 April 2018 13:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Ratusan pembalap papan atas Tanah Air turut meramaikan ajang adu balap Trial Game Asphalt (TGA) 2018 di Sirkuit Mijen, Kota Semarang, Jumat-Sabtu (6-7/4/2018). Namun, dari sekian banyak pembalap yang ikut serta ada satu yang menyita perhatian penonton. Dia adalah pembalap tim JHOO MO2 JPX CLD AHRS Surabaya, Momo Harmono.

Bagi pencinta olahraga balap motor Tanah Air, nama Momo Harmono bukanlah sosok yang asing. Kakek-kakek berusia 63 tahun pada 2 Mei 2018 itu sudah kenyang pengalaman di dunia balap motor lintasan aspal atau road race.

Pria asal Gresik itu bahkan sudah memulai karier di dunia balap sejak tahun 1970-an. Di tahun 1999-an, Momo bahkan sempat menyatakan pensiun. Meski demikian, Momo tidak benar-benar gantung wearpack.

Momo tetap eksis di dunia balap dan kerap tampil di ajang balap nasional, seperti supermoto dan motocross. Bahkan di ajang TGA, Momo menjadi satu-satunya peserta yang berusia di atas 50 tahun.

“Kebetulan diminta pihak sponsor untuk meramaikan ajang ini. Biar bisa menarik perhatian pembalap muda,” ujar Momo saat dijumpai Semarangpos.com di sela balapan TGA di Sirkuit Mijen, Sabtu malam.

Meski berstatus sebagai pembalap tertua, kondisi Momo tetap bugar. Ia mampu tampil garang di lintasan balap, bersaing pembalap muda kenamaan seperti Ivan Harry, Faradilla Umar, Tommy Salim, hingga mantan rider Moto2, Doni Tata. Bahkan, pria yang akrab disapa Haji Momo itu mampu menyabet podium pertama di kelas FFA 450 cc Nonpro dan posisi kelima di kelas FFA 250 cc.

Agar tetap bugar, Momo punya rahasia. Ia mengaku kerap mengonsumsi buah kurma untuk menjaga asupan kalori. “Semua bisa disiasati asal mau berusaha. Memang stamina itu yang nomor satu. Untuk asupan kalori saya mengonsumsi kurya yang penjol. Saya konsumsi itu sampai enam buah, jadi enggak takut [stamina] drop,” imbuh Momo.

Selain rutin mengonsumsi kurma, Momo juga giat berolahraga untuk menjaga stamina. Ia mengaku kerap bersepeda minimal 50 km. “Untuk keseharian juga perlu ditata. Saya biasanya olahraga dengan bersepeda. Kalau sepedaan minimal 50 kilo [km],” beber ayah dari crosser perempuan nasional, Jeany Harmono, itu.

Di TGA 2018, Momo berharap bisa tetap menjaga eksistensinya. Ia pun bertekad tampil di seluruh seri di kelas yang diikuti. Ajang balap motor TGA 2018 di Sirkuit Mijen, Kota Semarang, itu merupakan seri pembuka. Event itu selanjutnya akan digelar di Yogyakarta, Tulungagung, Solo, dan Malang.