Rumah Petugas Pemadam Kebakaran Terbakar, Istri Tewas Dilalap Api

Ilustrasi pembasahan puing sisa kebakaran. (Solopos/Nicolous Irawan )
13 April 2018 04:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, MAGELANG — Kisah tragis seorang petugas pemadam kebakaran tersiar dari Kota Magelang. Di saat tengah berdinas, Kamis (12/4/2018), rumah petugas pemadam kebakaran yang beralamat di Kampung Tidar Campur, Kota Magelang, Jawa Tengah terbakar dan mengakibatkan seorang korban tewas, yakni pemilik rumah bernama Sri Rahayu, 38, yang tak lain adalah istri dari petugas pemadam kebakaran tersebut.

Jasad Sri Rahayu ditemukan sendiri oleh suaminya, Mulyono, yang tak lain seorang petugas pemadam kebakaran di UPTD Pemadam Kebakaran Kota Magelang dan pada saat kejadian sedang dinas. "Korban ditemukan oleh suaminya yang juga petugas pemadam kebakaran dalam posisi terlentang dan hangus terbakar di dapur yang sekaligus dijadikan warung makan," ungkap salah seorang tetangga korban, Sudiartono.

Ia mengatakan, sebelum kebakaran terjadi, dirinya mendengar suara ledakan sebanyak tiga kali dan disertai kobaran api yang membumbung ke atas rumah. Setelah melihat kobaran api, warga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya dan menyiramkan air dari sungai yang ada di depan rumah.

Sekitar 15 menit kemudian, lima unit mobil pemadam kebakaran dari UPTD Pemadam Kebakaran Kota Magelang tiba di lokasi kejadian untuk memadamkan api. "Saat pemadaman tersebut, suami korban yang saat itu juga sedang dinas turut memadamkan dan yang menemukan jasad istrinya telah hangus terbakar," katanya.

Korban saat ditemukan juga dalam keadaan tertimpa atap rumah yang terbuat dari asbes dan barang-barang lainnya. Sudiartono mengatakan korban sehari-hari bermata pencaharian sebagai pedagang aneka makanan, barang-barang kelontong, dan juga berjualan Pertalite eceran dan elpiji kemasan tabung isi 3 kg.

"Saat kebakaran terjadi, sudah ada tiga botol Pertalite yang telah disiapkan di kotak dagangannya yang ada di teras rumahnya, diduga korban sedang mengisikan Pertalite tersebut dari jerigen ke botol," katanya.

Kapolsek Magelang Selatan, Kompol Setyo, mengatakan dari olah tempat kejadian perkara yang dilakukan tim identifikasi Polres Magelang Kota dan Polsek Magelang Selatan, untuk sementara disimpulkan penyebab kebakaran adalah percikan api dari kompor gas yang menyambar uap Pertalite yang sedang dituangkan oleh korban dari jeriken ke botol. "Jilatan api dari kompor tersebut juga menyambar salah satu dari tujuh tabung elpiji ukuran 3 kg yang secara kebetulan bocor di bagian leher katup tabung gas tersebut," katanya.

Korban Sri Rahayu yang ditemukan telah hangus tersebut, setelah berhasil dievakuasi kemudian dibawa ke RSU Tidar Magelang untuk dibikinkan visum et repertum.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara