Ini Program Cagub-Cawagub Jateng Soal Kemiskinan, Pendidikan, dan Kekerasan

Poster pasangan Cagub/Cawagub Jateng, Ganjar Pranowo/Taj Yasin (kiri) dan Sudirman Said/Ida Fauziyah (kanan). (Instagram/kpujateng)
20 April 2018 20:50 WIB Ginanjar Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG - Pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur (cagub-cawagub) yang ikut serta dalam Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) 2018, Ganjar Pranowo-Taj Yasin dan Sudirman Said-Ida Fauziyah, beradu program di acara Debat Terbuka I yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Hotel Patrajasa, Kota Semarang, Jateng, Jumat (20/4/2018) malam. Di acara tersebut, para cagub-cawagub berkesempatan menjawab pertanyaan darin para panelis.

Salah satu pertanyaan di acara debat tersebut berkaitan dengan masalah kemiskinan, pendidikan, dan kekerasan terhadap anak dan perempuan di Jateng yang dinilai masih tinggi. Kedua pasangan cagub-cawagub dalam pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 itu diminta memberikan jawaban jika mereka diwajibkan menyelsaikan masalah tersebut dalam 60 hari kerja.

Sudirman Said yang berkesempatan untuk menjawab pertanyaan tersebuut terlebih dahulu, berjanji akan memberikan lima juta lapangan kerja dalam lima tahun kerjanya. Menurutnya, persoalan kemiskinan bisa diselesaikan dengan adanya lapangan pekerjaan.

Sementara itu, Ida Fauziyah menegaskan akan menciptakan wiraswasta dari kalangan wanita. Dengan begitu, maka wanita akan lebih berkesempatan mendapatkan pendidikan serta terhindar dari kekerasan. "Kita berkomitmen menciptakan satu juta wirausahawan perempuan dan wirausahawan muda," ungkap Ida Fauziyah.

Sedangkan cagub nomor urut 1 di pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018, Ganjar Pranowo, menyatakan pembacaan data yang teliti sangat diperlukan dalam mengentaskan kemiskinan. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi adalah faktor utama untuk mengentaskan kemiskinan di Jateng.

Untuk masalah kekerasan terahdap perempuan, Ganjar menyatakan peremnpuan yang mendapatkan pendidikan dan akses modal untuk berwiraswasta dipastikan akan bisa terhindar dari kekerasan. "Perempuan mendapatkan akses modal kepada perempuan. Saya ingin melanjutkan program sebelumnya," beber Ganjar Pranowo.

Sementara Taj Yasin sebagai cawagub yang mendampingi cagub Ganjar Pranowo di pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018, menyatakan program ekotren yang ia usung juga akan turut mengentaskan kemiskinan di Jateng. "Di lingkungan pendidikan, agamna, di tempat ibdah, akan ada ekotren, untuk menumbuhkan 100 penguasaha baru dan itu Insa Allah mengenataskan kemiskinan," tandas Taj yasin di akhir salah satu sesi debat tersebut.