Aksi Jukir Ini Bak Pahlawan Saat Banjir Rendam Salatiga

janoko, salah satu jukir di Lapangan Pancasila Salatiga. (Facebook/Dodiik Anto Ibrahiim)
27 April 2018 12:50 WIB Ginanjar Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SALATIGA - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng) memicu banjir di beberapa wilayah di kota tersebut, Kamis (26/4/2018) sore. Salah satu wilayah di Kota Salatiga yang terendam banjir adalah Lapangan Pancasila di Kelurahan Kalicacing, Kecamatan Sidomukti.

Di tengah musibah banjir itu, salah satu juru parkir (jukir) di sekitar Lapangan Pancasila Salatiga menunjukkan kisah inspiratif dengan aksinya yang dianggap seperti seperti pahlawan. Jukir yang diketahui bernama Janoko itu dikabarkan reka membersihkan saluran air demi mengatasi banjir yang menggenang di sekitar Lapangan Pancasila Salatiga.

Kisah inspiratif itu kemudian mencuat di media sosial setelah dibagikan pengguna akun Facebook ‎Dodiik Anto Ibrahiim‎ di dinding grup Facebook Kabar Salatiga. Ia menjelaskan jukir bernama Janoko itu rela seorang diri membersihkan saluran air demi mengurangi genangan air.

"Ki lur tukang parkir Pansi [Lapangan Pancasila] jadi pahlawan di saat air yang mau masuk selokan tersumbat daun-daun Bapak Janoko ini mebersihkan daun," tulisnya dengan menyertakan foto Janoko yang memang tampak sedang membersihkan saluran air.

Sontak kisah inspiratif jukir yang rela seorang diri mengatasi banjir di kawasan Lapangan Pancasila Kota Salatiga itu mampu menyita perhatian warganet. Tak pelak sanjungan ramai diutarakan warganet di grup Facebook tersebut. "Patut dapat bantuan kalau pahlawan gini," ungkap pengguna akun Facebook Siti Febriyani.

"Patut dicontoh," timpal pengguna akun Facebook Resa Reza.

"Pantut dicontoh kui ," tulis pengguna akun Facebook Surti Davin.

Terlepas dari kisah inspiratif tersebut, banjir yang menggenangi beberapa wilayah Kota Salatiga, Kamis (26/4/2018) sore, memang menjadi sorotan netizen. Tak sedikit mereka yang mengaku sebagai warga Kota Salatiga kemudian menyalahkan jajaran Pemkot Salatiga yang mereka anggap tak mampu mencegah musibah tersebut.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya