Bank Indonesia Jateng Siapkan Rp23,2 Triliun Uang Tunai untuk Lebaran 2018

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah (Jateng) Hamid Ponco Wibowo. (Antara/Zuhdiar Laeis)
01 Mei 2018 11:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Kebutuhan uang tunai masyarakat menjelang Lebaran dipastikan meningkat. Menjelang, Lebaran 2018, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan Rp23,2 triliun uang tunai untuk memenuhi kebutuhan itu.

"Untuk Lebaran tahun ini, kami siapkan sekitar Rp23,2 triliun untuk wilayah Jateng, meliputi Semarang, Purwokerto, dan Solo," kata Kepala Kantor Perwakilan BI Jateng Hamid Ponco Wibowo di Semarang, Senin (30/4/2018).

Kalau untuk wilayah Semarang, kata dia, telah disiapkan uang tunai sekitar Rp9,7 triliun seiring dengan meningkatnya peredaran uang tunai di masyarakat menyambut Idul Fitri 1439 H, termasuk untuk kebutuhan mudik.

Untuk Lebaran tahun ini, ia memprediksi peredaran uang tunai, khususnya di wilayah Jateng, mengalami peningkatan hingga 14% dibandingkan dengan Lebaran tahun lalu seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat. "Kami prediksi ada peningkatan sekitar 14% dibandingkan Lebaran tahun lalu. Untuk wilayah Jateng, secara keseluruhan hampir sama. Apalagi, pada Lebaran tahun ini ada 12 hari libur bersama," katanya.

Lamanya waktu libur masyarakat itu, kata dia, diyakini berdampak terhadap meningkatnya aktivitas liburan masyarakat, termasuk mudik yang memengaruhi meningkatnya peredaran uang tunai di tengah masyarakat. "Impact-nya, sejauh mana kesiapan perbankan dalam menyediakan uang tunai di mesin anjungan tunai mandiri [ATM]. Di wilayah Jateng kan selama ini banyak menjadi tujuan mudik," katanya.

Tentunya, kata dia, peredaran uang pecahan kecil meningkat, apalagi ada kebiasaan masyarakat saat mudik Lebaran 2018 membawa uang baru untuk dibelanjakan atau dibagikan kepada keluarga di kampung halaman mereka. "Makanya, kami bekerja sama dengan kalangan perbankan untuk menyediakan bank counter untuk melayani penukaran uang kecil sejak awal bulan puasa. Semakin memudahkan masyarakat," katanya.

Jadi, kata dia, masyarakat tidak perlu harus jauh-jauh menukarkan uang kecil, apalagi menukarkan uang di penjaja yang banyak bermunculan di jalan-jalan menjelang Lebaran 2018. "Masyarakat bisa menukarkan uang di `bank counter` yang tersedia di dekat lokasi atau tempat tinggalnya. Lebih terjamin dan untung karena tidak dipungut biaya dan terhindar dari uang palsu," kata Hamid.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara