Pilkada 2018: Debat Pilgub Jateng Seri III Bakal Digelar di Semarang

Ganjar Pranowo, Taj Yasin, Sudirman Said, dan Ida Fauziyah (dari kiri ke kanan) di Debat Terbuka I Pilgub Jateng 2018, Jumat (20/4 - 2018) malam. (Instagram/kpujateng)
12 Mei 2018 22:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah (Jateng) memastikan Debat Kandidat Pilgub Jateng Putaran III bakal digelar di Kota Semarang, 21 Juni 2018 nanti.

Debat calon yang bersaing di pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 sempat berpindah ke Solo Baru, Sukoharjo, Kamis (3/5/2018), setelah sebelumnya digelar di Kota Semarang, Jumat (21/4/2018).

Namun untuk tahap ketiga, KPU Jateng memastikan debat kandidat pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 itu akan kembali diselenggarakan di Kota Semarang.

“Tempatnya belum pasti. Bisa lagi Hotel Patra, cuma belum deal. Tapi, pastinya tetap di Kota Semarang,” ujar Ketua KPU Jateng, Joko Purnomo, saat berbincang dengan Semarangpos.com di Hotel Quest, Kota Semarang, Selasa (8/5/2018).

Joko menambahkan pelaksanaan Debat Kandidat Pilgub Jateng Putaran III itu akan digelar 21 Juli atau setelah berakhirnya cuti Lebaran 2018. Oleh karenanya, pihaknya akan melakukan persiapan sejak dini.

“Kami akan buat debat ketiga nanti berbeda dari sebelumnya. Aturan main akan kami ubah. Saat ini kami sedang melakukan evaluasi dan mulai pekan depan akan kita rapatkan terkait aturan main dan tema yang diusung,” imbuh Joko.

Meski belum menetapkan tema pada debat tahap ketiga, Joko mengaku sudah memiliki rencana untuk memunculkan isu lingkungan hidup dan antropologi budaya. Hal itu dikarenakan selama penyelenggaraan debat sebelumnya, dua isu itu tak pernah disinggung oleh para kandidat Pilgub Jateng 2018, baik pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin maupun Sudirman Said-Ida Fauziyah.

“Tema akan kami cari yang agak ekstrem, artinya yang beda dari tema debat pertama dan kedua. Kemarin kami kasih pertanyaan sama, jawaban kedua pasangan calon sama. Makanya, kami akan usung aturan yang berbeda,” ujar Joko.

Dengan perubahan tema itu, ia berharap semua sisa misi program tiap kandidat pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 bisa terekspose dan diketahui publik.