Hujan Sesaat, Kaligawe Semarang Terendam Banjir

Beberapa kendaraan tengah melintasi jalan di Kaligawe, Semarang, Rabu (23/5 - 2018). (Solopos/Imam Yuda S.)
23 Mei 2018 22:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang selama beberapa menit, Rabu (23/5/2018) sore, membuat jalur Kaligawe terendam banjir. Banjir yang menggenang ini pun membuat arus lalu lintas di Kaligawe sedikit tersendat.

Pantuan Semarangpos.com, genangan air melanda kawasan Kaligawe mulai dari utara Terminal Terboyo hingga perlintasan kereta api. Genangan air selain disebabkan rob yang makin meninggu juga karena hujan yang mengguyur Kota Semarang selama kurang lebih satu jam pada sore hari.

“Genangan airnya cukup tinggi, sekitar 20-40 sentimeter [cm]. Banyak motor yang sempat mogok saat menerjang banjir,” ujar warga Genuk, Nazzala Rizqi, saat berbincang dengan Semarangpos.com di Semarang, Rabu.

Terpisah, Kepala Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Kelas I BMKG  Kota Semarang, Iis Harmoko, menyebutkan genangan air yang melanda kawasan Kaligawe tak hanya disebabkan guyuran hujan. Genangan air juga disebabkan peningkatan air pasang yang terjadi selama April hingga Juni nanti.

"Jika dipantau dari mean sea level pengukuran, berarti terdapat kenaikan air laut setinggi 40-65 sentimeter," ujar Iis Harmoko.

Iis menyatakan kenaikan air rob memicu dampak adanya genangan pada daerah yang biasa terdampak pasang di daerah pesisir. Terutama area jalur Pantura dari Tegal sampai Demak.

"Peningkatan air rob dipengaruhi oleh arus laut dalam yang menuju pesisir pantai utara Jawa. Ini secara otomatis meningkatkan debit air laut dan melimpas ke daratan," tuturnya.

Ia pun mengimbau kepada warga di tepi pantai maupun pengendara di jalur Pantura untuk mewaspadai kenaikan rob sampai pertengahan Juni mendatang.

"Pengendara harus berhati-hati melintasi genangan rob di Pantura apalagi sekarang sebagian jalan sedang dilakukan perbaikan," tuturnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya