Prediksi Final Liga Champions: Adu Efektivitas Dribel Vs Umpan Silang

Trofi Liga Champions (Reuters/Pierre Albouy)
26 Mei 2018 00:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, KIEVReal Madrid dan Liverpool adalah tim yang sama-sama mengusung karakter sepak bola ofensif dalam filosofinya. Tak mengejutkan bila kedua tim tersebut menjadi penghasil gol terbanyak di Liga Champions musim ini. Total 70 gol (Madrid 30, Liverpool 40) sudah digelontor dua tim yang bakal berlaga di final Liga Champions tersebut.

Meski sama-sama punya karakter menyerang, Liverpool dan Madrid memiliki pendekatan berbeda untuk menjebol gawang lawan. The Reds cenderung mencetak gol dengan diawali aksi dribel dengan meliuk-liuk melewati lawan. Hal ini terpantau dalam data Whoscored. Di statistik yang mencakup pemain kedua tim, ada empat pemain Liverpool di lima besar pemilik dribel terbanyak.

Tiga pemain teratas secara beruntun diisi trisula The Reds yakni Sadio Mane (34 dribel sukses dari 54 dribel), Mohamed Salah (28 dribesl sukses dari 38) dan Roberto Firmino (22 dribel sukses dari 30). Di posisi keempat ada striker Madrid, Cristiano Ronaldo yang membukukan 22 dribel sukses dari 27 dribel. Nama terakhir diisi eks pemain Liverpool yang kini membela Barcelona, Philippe Coutinho.

Kecenderungan untuk berlama-lama memegang bola berimbas pada daya jelajah The Reds yang mencapai 1.362,2 kilometer (km) pada Liga Champions musim ini. Jumlah itu lebih banyak 56,5 km daripada Madrid. Cara menyerang seperti itulah yang memungkinkan Jordan Henderson dkk. membuka keran gol lewat permainan terbuka. Sebanyak 29 gol dari 40 gol mereka tercipta dari skema open play.

“Sangat penting bagi kami bekerja kolektif dan menutup celah,” ujar bek Madrid, Raphael Varane, menanggapi dahsyatnya serangan Liverpool, dilansir Marca, Jumat (25/5/2018).
Sementara itu, Madrid punya gaya menyerang yang memanfaatkan tusukan umpan silang. Dari hasil penggabungan statistik pemain dari kedua tim, empat dari lima nama teratas yang rajin membuat umpan silang berasal dari Los Blancos!

Toni Kroos tercatat membuat 14 umpan silang akurat dari 33 percobaan, diikuti Marcos Asensio dengan 13 umpan silang akurat dari 17 usaha. Selanjutnya ada pemain Liverpool yang baru saja sembuh dari cedera, James Milner, dengan 12 umpan silang akurat dari 28 percobaan, diikuti duo Madrid, Marcelo dan Lucas Vazquez.

Dari serangan yang mengandalkan umpan silang, Madrid tercatat mampu mencetak delapan gol. Setengah dari gol itu diawali lewat serangan yang dikreasi Kroos. Namun sengatan Asensio dan Vazquez yang biasa dipasang sebagai winger tak bisa diremehkan.

Eks pemain Madrid, Alvaro Arbeloa, bahkan memuji kedua pemain itu sejenius Ray Tango dan Gabriel Cash, duo detektif dalam film Tango and Cash. “Saya tak pernah melihat duo berbahaya seperti ini sejak Tango dan Cash!,” cuit Arbeloa di akun Twitter pribadinya.