Widyantoro Kembali Jadi Pelatih Persis Solo

Widyantoro (Solopos/M. Ferri Setiawan)
21 September 2018 00:00 WIB Chrisna Chaniscara Indonesia Share :

Solopos.com, MADIUN — Widyantoro secara mengejutkan diumumkan sebagai pelatih anyar Persis Solo pada Kamis (20/9/2018) malam. Posisi pelatih kepala tetap dipegang Agus Yuwono (AY) dan Widyantoro akan masuk ke dalam tim pelatih membantu AY hingga musim berakhir.

Setahun terakhir, Widyantoro menjalani hukuman tidak beraktivitas dalam persepakbolaan Indonesia. Pelatih yang akrab disapa Wiwid ini sebenarnya masih perlu menjalani hukuman enam bulan lagi. Namun banding Wiwid dikabulkan PSSI sehingga dia mendapat keringanan hukuman dari 18 bulan menjadi 12 bulan. Hukuman tersebut bakal berakhir 12 Oktober mendatang.

Meski hukuman Wiwid baru habis bulan depan, Laskar Sambernyawa memastikan Wiwid sudah aktif di tim pelatih. Manajer Persis, Setiawan Muhamad, mengatakan Widyantoro sudah setuju bergabung kembali bersama Laskar Sambernyawa.

“Komunikasi manajemen dengan Wiwid berlangsung secara intens. Pekan ini dia sudah bergabung dengan tim,” ujar Iwan, sapaan akrabnya, kepada Solopos.com, Kamis (20/9/2018) malam.

Eks Pelatih PSS Sleman itu pun sudah diperkenalkan pada pemain seusai sesi latihan malam di Stadion Wilis, Madiun, Kamis. Penggawa Persis pun menyambut baik kedatangan Wiwid mengingat sang pelatih sudah tak asing dengan pemain dan publik Solo. Meski sudah resmi bergabung, Wiwid belum bisa mendampingi AY dkk di bench pemain karena menunggu hukumannya selesai pada 12 Oktober.

Iwan mengatakan denda Rp30 juta yang dibebankan PSSI kepada Wiwid sudah dibayar manajemen. “Denda yang dibebankan sepenuhnya ditanggung manajemen. Ini merupakan komitmen owner Persis, Pak Sigid Haryo Wibisono, atas karier pelatih. Dihukum saat bersama Persis, kembali dari hukuman juga bersama Persis,” ucap Iwan.

Sementara itu, Widyantoro tampak semringah saat hadir di akhir sesi latihan malam di Madiun. Pelatih asal Magelang tersebut tiba di Kota Gadis sekitar pukul 19.15 WIB dengan kereta.

“Terima kasih kepada manajemen dan tim, saya akan membantu pelatih kepala untuk Persis. Musim lalu kami gagal di 8 besar, musim ini harus optimistis lolos ke Liga 1,” tegas Widyantoro.