Ini Alasan Persis Solo Rekrut Widyantoro Kembali

Widyantoro dan Agus Yuwono (Istimewa)
21 September 2018 21:25 WIB Moh Khodiq Duhri Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO — Manajemen Persis Solo kembali kepincut menggunakan jasa Widyantoro yang sudah dua kali membawa Laskar Sambernyawa melaju ke babak delapan besar kasta kedua Liga Indonesia. Widyantoro yang akan terbebas dari sanksi larangan berkecimpung pada dunia sepak bola per 12 Oktober nanti ditunjuk sebagai asisten pelatih dari Agus Yuwono yang kini menjadi pelatih kepala Persis Solo.

Pelatih asal Magelang itu sudah bergabung dengan tim di Madiun pada Kamis (20/9/2018) malam. Wiwid sapaan akrabnya sudah diperkenalkan kepada para pemain seusai menjalani sesi latihan di Stadion Wilis Madiun. Meski begitu, Widyantoro belum bisa mendampingi tim di bench saat Persis Solo bertanding hingga ia terbebas dari sanksi larangan berkecimpung di dunia sepak bola.

“Kami sedang dalam proses pendaftaran Mas Wid sebagai asisten pelatih kepada PT LIB. Setelah disahkan, Mas Wid baru bisa mendampingi tim,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persis Solo Dedi M. Lawe saat dihubungi Solopos.com, Jumat (21/9/2018).

Keberhasilan Wiwid membawa Persis Solo melaju ke babak delapan besar Divisi Utama 2014 dan Liga 2 2017 menjadi nilai tambah bagi eks pemain Arseto Solo itu. Keberadaan Wiwid diharapkan bisa membantu Agus Yuwono dalam meracik tim supaya lebih kompetitif di sisa kompetisi Liga 2. Dedi M. Lawe menegaskan tidak ada istilah dua matahari di jajaran tim pelatih Persis Solo.

“Posisinya sudah jelas, Mas Wid sebagai asisten, sementara pelatih kepala tetap dijabat coach Agus Yuwono. Pelatih fisiknya tetap Lukman Afif. Jadi, tidak ada istilah dua matahari. Tidak akan ada tumpang tindih dalam meramu tim. Mereka akan bekerja sama untuk membuat tim semakin kuat,” papar Dedi.

Dedi menegaskan masuknya kembali Wiwid ke tim pelatih murni berdasar keinginan owner Persis Solo Sigid Haryo Wibisono. Menurutnya, tidak ada intervensi dari kalangan suporter terkait kembalinya Wiwid ke pangkuan Persis Solo. “Ini adalah bentuk pertanggungjawaban moral owner Persis Solo kepada Mas Wid. Dia mendapat sanksi saat melatih Persis Solo. Jadi, saat dia terbebas dari sanksi, dia harus tetap bersama Persis Solo,” ucap Dedi.

Sementara itu, Widyantoro merasa senang bisa bergabung kembali bersama Laskar Sambernyawa. Dia mengaku sudah tidak sabar kembali bekecimpung di dunia sepak bola setelah absen hampir setahun lamanya. “Dua kali Persis Solo hanya mampu melaju ke delapan besar. Sekarang saatnya Persis Solo promosi ke Liga 1,” ujar Wiwid.