Siapkan Taktik, Timnas Indonesia U-16 Awasi Kapten India

Timnas Indonesia U/16 (Twitter pssi)
26 September 2018 23:05 WIB Adib Muttaqin Asfar Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO -- Pelatih tim nasional Indonesia U-16, Fakhri Husaini, punya beberapa taktik untuk diterapkan dalam laga penentuan Grup D Piala Asia U-16 melawan India di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (27/9/2018). Namun, latihan yang digelar pada Rabu (26/9/2018) tersebut diwarnai hujan deras sehingga tak semua materi latihan bisa dilakukan.

Namun dalam latihan kedua mereka sebelum menghadapi India, David Maulana dan kawan-kawan menikmati menu latihan dengan cukup rileks. Bahkan, terkadang mereka justru memanfaatkan momen tergenangnya lapangan dengan melakukan aksi selebrasi meluncur di atas genangan air.

“Keselamatan pemain saya nomor satu. Sebenarnya ada beberapa taktik yang akan kami coba, tapi karena lapangan becek dan hujan begitu deras, itu tak bisa dilakukan. Tapi tadi cukup untuk 25 sampai 30 menit ada yang mereka dapat dalam latihan, sehingga kebugaran mereka tetap terjaga,” ujar Fakhri Husaini dilansir Pssi.org, Rabu.

Meski demikian, Fakhri menjamin anak asuhnya akan bermain maksimal melawan India. Hal ini demi mengamankan tiket lolos sekaligus keluar sebagai juara Grup C. “Saya tegaskan sekali lagi, bahwa kami akan main maksimal lawan India. Karena buat kami tentu akan lebih aman kalau kami memenangkan laga,” jelasnya.

Hal itu diamini oleh kapten tim, David Maulana. “Kami fokus untuk memenangkan pertandingan. Kami semua sudah sangat siap. Karena kami harus menang untuk lolos, seri juga sebenarnya kami lolos, tapi kami tidak mau seri, kami harus menang,” kata David.

Melihat calon lawan, pemain asal Medan itu mengatakan perlu untuk mewaspadai kapten dari tim lawan. "Kaptennya [Vikram Partap Singh], strikernya juga bagus-bagus semua. Mereka serangannya juga bagus,” tuturnya.

Indonesia sebenarnya bisa menyegel tiket lolos ke perempat final Piala Asia U-16 jika mampu menang atas Vietnam di pertandingan kedua. Sayangnya, mereka kebobolan di babak pertama dan hanya bisa meraih 1 poin.

Sumber : pssi.org