Skenario Calon Lawan Indonesia di Perempatfinal Piala Asia U-16

Timnas Indonesia U/16 (Twitter pssi)
27 September 2018 22:44 WIB Adib Muttaqin Asfar Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO -- Timnas Indonesia U-16 lolos sebagai juara Grup C AFC Cup (Piala Asia) U-16 setelah bermain imbang dengan India di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (28/9/2018) malam. Lalu, siapa lawan Indonesia berikutnya di babak 8 besar?

Di perempatfinal nanti, Amirudin Bagus dkk bakal menghadapi runner up Grup D yang dihuni Korea Selatan, Australia, Irak, dan Afghanistan. Penentuan dua tim yang lolos dari Grup D baru akan ditentukan dalam dua pertandingan pada Jumat (28/9/2018).

Di klasemen sementara Grup D, Korea Selatan berada di puncak dengan raihan 6 poin hasil dua kali kemenangan di laga sebelumnya. Korsel menggulung Australia 3-0 dan menghancurkan Afganistan 7-0 tanpa balas. Torehan 10 gol membuat Korsel pun menjadi tim paling subur di turnamen ini.

Sedangkan Australia sekali menelan kekalahan saat dibantai Korsel dan sekali menang atas Irak 2-1. Sedangkan Irak juga sekali menang 2-1 atas Afganistan dan kalah dari Australia. Dengan demikian, Australia hanya unggul head to head atas Irak.

Besar kemungkinan Korsel keluar sebagai juara Grup D. Sementara itu Australia lebih berpeluang menjadi runner up mengingat lawan terakhirnya di grup ini adalah Afganistan yang menjadi tim terlemah. Sedangkan Irak harus menghadapi jalan terjal menghadapi Korsel. Maka kemungkinan besar lawan Indonesia di babak 8 besar adalah Australia atau Irak.

Jika Australia menang dan Irak kalah/imbang, maka Australia yang akan lolos dan akan menghadapi Indonesia. Demikian pula jika keduanya sama-sama meraih hasil imbang di laga terakhir Grup D.

Jika Australia kalah dari Afganistan dan Irak menahan imbang Korsel, maka Irak yang akan menjadi runner up dan menghadapi Indonesia. Namun jika Irak menang atas Korsel dan Australia kalah/imbang, maka Indonesia harus menghadapi tim negeri ginseng di perempatfinal.

Jika Australia dan Irak sama-sama menang, maka kedua tim dan Korsel sama-sama meraih 6 poin. Dalam situasi tersebut, posisi tim akan ditentukan selisih gol masing-masing.