Ousmane Dembele: Dicoret Barca, Diperingatkan Ayam Jantan!

Ousmane Dembele (Reuters/Benoit Tessier)
13 November 2018 22:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, BARCELONAOusmane Dembele menjadi headline beberapa media di Spanyol sejak akhir pekan lalu. Bukan karena prestasinya di lapangan, melainkan sikap indisiplinnya yang membuat Dembele dicoret dalam skuat Barcelona ketika melawan Real Betis.

Pelatih Barca, Ernesto Valverde, tak menyertakan Dembele dari skuatnya saat kalah 3-4 melawan Real Betis pada duel Liga Spanyol di Camp Nou, Minggu (11/11/2018) tersebut. Dembele telah membuat “marah” Barca sejak latihan, Kamis (8/11/2018). Dia dilaporkan melanggar sejumlah aturan yang diterapkan untuk pemain-pemain Los Blaugrana, julukan Barca. Salah satunya dengan terlambat mengikuti latihan.

Meski sedang bermasalah dengan klubnya, Dembele tetap mendapat panggilan bergabung ke Timnas Prancis pada jeda internasional pekan ini. Winger berusia 21 tahun itu diproyeksikan ke skuat Prancis yang bakal melawat ke Belanda untuk melakoni UEFA Nations League, Sabtu (17/11/2018) WIB, dan pertandingan persahabatan kontra Uruguay, empat hari kemudian.

Pelatih Prancis, Didier Deschamps, tidak berdiam diri atas sikap Dembele bersama klub Catalan. Dia ikut memberi peringatan keras kepada anak buahnya itu untuk tidak mengulangi lagi aksi disiplinannya bersama Blaugrana.

“Saya tidak bicara dengan staf Barcelona karena saya tidak ingin menginterfensi pesoalan harian klub. Itu tanggung jawab mereka dan terserah mereka bagaimana mengatur pemain, di dalam maupun luar lapangan,” jelas Deschamps, seperti dilansir As.com, Selasa (13/11/2018).

Deschamps sendiri sudah tak kaget dengan tindakan indisipliner yang dilakukan Dembele. Dia meminta Dembele untuk memperbaiki sikapnya demi kariernya di masa depan. “Ousmane telah bersama kami untuk beberapa lama. Dia biasanya mengakali untuk telat datang, namun dia membela diri, saya yakin dia akan bilang ‘saya bukan satu-satunya’," ungkap Deschamps.

"Tapi bagaimana pun di klub besar seperti Barcelona, di tim nasional Prancis atau di mana pun, dia harus perhatian akan hal itu. Ini bagian dari hidup dan tuntutan sebagai pesepak bola profesional. Dia harus berusaha lagi untuk mencegah hal-hal negatif. Situasi seperti itu tidak boleh diulangi. Secepatnya dia akan paham, itu demi kebaikan semuanya,” imbuhnya.