Kandang Thailand Tak Bersahabat untuk Indonesia, Ini Alasannya

Timnas Indonesia (pssi.org)
14 November 2018 22:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, JAKARTA Timnas Indonesia bakal menghadapi laga sulit melawan Thailand dalam lanjutan Piala AFF 2018 di Stadion Rajamangala, Sabtu (17/11/2018). Sang lawan tak hanya berbekal kemenangan telak 7-0 melawan Timor Leste di laga pembuka turnamen. Tim asuhan Milovan Rajevac itu juga amat superior ketika menjamu Indonesia di Rajamangala.

Dalam empat lawatan ke stadion kebanggaan Thailand itu, Indonesia harus keok di tiga laga dan hanya sekali membawa pulang kemenangan. Satu-satunya kemenangan itu pun bukan diraih melawan Thailand, melainkan Vietnam dalam semifinal Piala AFF 2000. Saat itu Bambang Pamungkas dkk. menang dengan skor sengit 3-2.

Indonesia kemudian gagal juara setelah takluk dari Thailand dengan skor 1-4 di babak puncak yang digelar di Rajamangala, 18 November 2018. Bima Sakti dan Kurniawan Dwi Yulianto yang saat ini menjadi pelatih Indonesia menjadi saksi kekalahan menyesakkan tersebut. Berselang sewindu, Indonesia kembali gagal memetik hasil bagus saat melawan Thailand di Rajamangala. Di semifinal Piala AFF 2008, Indonesia kalah 1-2 pada 20 Desember 2008.

Rajamangala kembali membuat publik Indonesia patah hati pada Piala AFF 2016. Sempat unggul 2-1 dalam leg I final, Merah Putih justru kalah 0-2 dari Thailand di Rajamangala sehingga Siroch Catthong dkk. yang keluar sebagai juara. Winger Indonesia, Andik Vermansyah, mengaku kembali teringat kisah buruk tersebut saat melawat ke Bangkok, Rabu (14/11/2018) sore.

“Saya sangat sedih, sempat menangis saat itu,” ujar Andik yang absen di leg II Final Piala AFF 2016, seperti dilansir Liputan6, Rabu.

Andik sendiri bertekad menebus kekalahan saat melawan Thailand akhir pekan ini. Dia bakal melakukan upaya maksimal untuk membantu Indonesia meraih tiga poin. Persaingan di Grup B memang ketat setelah empat tim (Thailand, Indonesia, Filipina, Singapura) sama-sama meraih tiga poin saat ini. “Entah main bagus atau tidak, saya tetap mengincar kemenangan,” ucap Andik.

Pelatih Indonesia, Bima Sakti, akan mengandalkan pemain berpengalaman untuk meladeni kekuatan Thailand. Pemain senior macam Andik, Fachrudin dan Stefano Lilipaly dibutuhkan sang pelatih untuk mengatur ritme pertandingan. “Saya juga harus membenahi pertahanan. Saya lihat masih ada miskomunikasi yang perlu segera dibereskan,” ujar Bima.