Indonesia Dibekuk Thailand, Begini Penjelasan Beto

Timnas Indonesia (Antara Foto/Akbar Nugroho Gumay)
18 November 2018 18:25 WIB Newswire Dunia Share :

Solopos.com, BANGKOK - Timnas Indonesia takluk saat melawan Thailand dalam lanjutan fase penyisihan grup Piala AFF 2018. Striker Indonesia, Alberto Goncalves, menilai ada beberapa faktor yang membuat timnya kalah.

Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/11/2018) malam WIB, Indonesia kalah dengan skor 2-4. Padahal, Indonesia mampu unggul lebih dulu melalui gol cantik Zulfiandi.

Tapi, Thailand mampu membalikkan kedudukan menjadi 2-1 melalui gol Korrakot Wiriya-Udomsiri dan Pansa Hemviboon pada babak pertama. Di babak kedua, Thailand menambah dua gol lagi melalui Adisak Kraisorn dan Pokkhao Anan, sebelum akhirnya Fachruddin Aryanto mampu memperkecil kedudukan.

Kekalahan ini membuat peluang Indonesia untuk lolos ke semifinal Piala AFF 2018 sangat tipis. Beto, sapaan akrab Alberto Goncalves, menyesalkan kekalahan Indonesia tersebut. Menurutnya gol balasan Thailand yang dicetak Korrakot menjadi penyebab pertama Timnas Indonesia gagal meraih poin.

"Kami main bagus ketika unggul. Namun, mereka bisa membalas dengan cepat sehingga membuyarkan konsentrasi. Thailand juga bisa mencetak satu gol lagi pada akhir babak pertama. Jadi, kami harus main terbuka untuk mengejar keunggulan lawan," terang Beto seperti dikutip dari Liputan6, Minggu (18/11/2018).

Selain gol cepat, Beto juga menyoroti taktik terbuka yang diterapkan pelatih Bima Sakti setelah Timnas Indonesia tertinggal 1-2. Menurut sang striker, garis pertahanan Timnas Indonesia menjadi mudah dieksploitasi.

"Itu juga membuat konsentrasi Timnas Indonesia hilang karena harus main terbuka. Kami mencoba menyerang pada babak kedua, tetapi permainan terbuka kami membuat lawan menjadi lebih leluasa menyerang," imbuh Beto.

Sumber : Liputan6.com