16 Besar Liga Champions: Bukan Musuh Asing

Trofi Liga Champions (Reuters/Pierre Albouy)
18 Desember 2018 14:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, NYON - Cristiano Ronaldo seperti tidak bisa jauh-jauh dari Spanyol meski sudah menanggalkan kostum Real Madrid sejak awal musim ini. Setelah berjumpa dengan Valencia pada babak grup Liga Champions, penyerang baru Juventus itu kembali akan bertemu dengan tim Spanyol, Atletico Madrid, di babak 16 besar.

Hasil drawing babak 16 besar Liga Champions di Nyon, Swiss, Jumat (17/12/2018), mempertemukan Juventus dengan Atletico. Pertemuan vesus Atletico tentu lebih istimewa bagi Ronaldo dibandingkan ketika berjumpa Valencia. Ronaldo pernah merasakan tensi tinggi Derby Madrileno melawan Atletico ketika masih berkostum Madrid.

Juventus pun bisa tersenyum jika menengok rekor pertemuan Ronaldo versus Atletico. CR7 mengemas empat gol hanya dalam enam pertemuan melawan Atletico di Liga Champions, termasuk hattrick-nya pada semifinal 2016/2017. Ronaldo membawa Madrid menang empat kali dan hanya menelan sekali kekalahan dalam enam pertemuan itu.

"Kami mendapatkan tim terbaik di pot nonunggulan. Kami tidak beruntung bisa bertemu Atletico, namun kami punya tim yang sangat tangguh dan kami akan berusaha lolos [ke perempat final] bagaimanpun caranya. Cristiano figur kuat Liga Champions, namun tentu kami tidak hanya diperhitungkan karena dia seorang," jelas Direktur Juventus, Pavel Nedved, seperti dilansir Uefa.com, Senin.

Musuh yang tak asing juga dijumpa Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. Liverpool akan bertemu mantan musuh Klopp ketika masih menangani Borussia Dortmund, yakni Bayern Munich. Berbeda dengan Ronaldo yang lebih banyak memiliki kenangan manis saat melawan Atletico, Klopp kerap menderita ketika berjumpa Bayern. Pelatih berkacamata ini menelan 16 kekalahan dan hanya meraih sembilan kemenangan dalam 29 duel versus Die Roten, julukan Bayern.

Puncak penderitaan Klopp di hadapan Bayern terjadi pada bentrok terakhir mereka, ketika Dortmund binaannya ditaklukkan Die Roten 1-2 pada final Liga Champions di Stadion Wembley, 25 Mei 2013. Apakah Klopp bisa membalaskan tragedi Wembley tersebut bersama Liverpool ketika berjumpa Bayern di babak 16 besar musim ini?

Yang jelas Liverpool memiliki rekor apik melawan tim-tim asal Jerman. The Reds, sebutan Liverpool, tak terkalahkan dalam delapan pertemuan terbaru versus tim-tim Jerman, dengan perincian enam kali menang dan dua kali imbang. Liverpool semakin superior saat pertemuan tersebut digelar di Anfield, dengan total 12 kali menang dan tiga kali seri.

"Liverpool tim yang paling hot saat ini dan mereka sedang memuncaki klasemen Liga Inggris. Mereka bermain dengan sepak bola indah, penuh tenaga dan dengan tempo tinggi. Kami tak sabar bermain di sana. Ada kalanya Anda akan menghadapi tantangan super dalam hidup Anda," ujar Direktur Olahraga Bayern Munich, Hasan Salihamidzic.