Kalah, Dortmund Dapat Kado Ulang Tahun Pahit

Borussia Dortmund (Reuters/Thilo Schmuelgen)
20 Desember 2018 02:00 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, DUSSELDORF — Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Peribahasa itu agaknya pas diberikan pada Borussia Dortmund seusai dibekap Fortuna Dusseldorf dengan skor 1-2 di Merkur-Spiel Arena, Rabu (19/12/2018) dini hari WIB. Itu menjadi kekalahan pertama Die Borussen dalam kampanyenya di Bundesliga musim ini.

Hasil minor tersebut sekaligus membuat Dortmund gagal menutup paruh pertama Bundesliga dengan rekor tak terkalahkan. Meski demikian, Marco Reus dkk. masih aman di puncak klasemen dengan 39 poin dari 16 pertandingan. Mereka masih unggul enam angka dari rival terdekat, Borussia Monchengladbach.

Kekalahan Die Borussen dari Fortuna Dusseldorf memang cukup mengejutkan. Maklum, tuan rumah adalah penghuni zona degradasi di klasemen Bundesliga. Sebelum menghadapi Dortmund, klub berjuluk Flingeraner ini berada di posisi tiga terbawah karena baru memenangi tiga laga dari 15 pertandingan.

Namun tim asuhan Friedhelm Funkel itu justru mampu unggul 2-0 terlebih dulu lewat gol Dodi Lukebakio di menit ke-22 serta Jean Zimmer di menit ke-56. Dortmund hanya mampu menipiskan ketertinggalan lewat aksi Paco Alcacer sembilan menit jelang bubaran.

Kekalahan ini cukup menyakitkan karena terjadi jelang ulang tahun ke-109 klub yang jatuh pada Rabu. “Kukira kami kehilangan rasa lapar untuk memenangi pertandingan,” ujar kapten Dortmund, Marco Reus seperti dilansir Football5Star.com, Rabu.

Winger Timnas Jerman itu mengakui timnya pantas kalah karena tak cukup berusaha di laga tersebut. Sepanjang pertandingan, anak asuh Lucien Favre hanya mampu mengkreasi dua peluang. Bandingkan dengan Dusseldorf yang mampu menciptakan enam peluang, tiga di antaranya tepat sasaran. “Kami tak menunjukkan hasrat yang cukup dibanding performa yang ditunjukkan Dusseldorf di sini,” timpal kiper Dortmund, Roman Burki.

Terlepas dari performa kurang meyakinkan para pemainnya, Lucien Favre mengklaim cukup puas. Dia meyakini kekalahan tersebut bisa menjadi pelajaran bagi skuatnya untuk kembali konsisten di laga-laga selanjutnya. “Tim ini sangat muda. Kami belajar setiap hari. Apapun hasilnya, ini tetap paruh pembuka musim yang hebat,” ujar Favre seperti dikutip Fox Sports.