Awas Liverpool, Mahrez Sedang Moncer

Riyad Mahrez (Reuters/Adam Hunger)
03 Januari 2019 21:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, LIVERPOOL - Winger Manchester City, Riyad Mahrez, sepertinya belajar banyak dari kegagalannya merobek gawang Liverpool dari titik penalti pada pertemuan di Anfield, Oktober 2018 lalu.

Pada laga yang berakhir dengan skor 0-0 itu, City sebenarnya memiliki peluang mencetak gol kemenangan ketika wasit menunjuk titik putih pada menit ke-85. Namun, Mahrez yang menjadi algojo penalti City malah menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Bola tendangan penalti eks winger Leicester City itu melambung jauh di atas mistar gawang Liverpool yang dikawal Alisson Becker.

Sejak tragedi penalti di Anfield tersebut, ketajaman Mahrez semakin baik. Sebelum duel di Anfield, pemain berusia 26 tahun ini hanya menyokong tiga gol bagi City di semua kompetisi. Sedangkan setelah duel di Anfield, Mahrez mendulang enam gol dan enam assist untuk tim besutan Josep "Pep" Guardiola tersebut di semua kompetisi.

Padahal, Mahrez tidak selalu dimainkan sejak menit awal. Pemain asal Aljazair tersebut bermain 17 laga di Liga Premier musim ini, namun delapan di antaranya dimulai dari bangku cadangan. Mahrez sepertinya siap menebus kesalahannya di Anfield seandainya dimainkan Guardiola saat City bertemu Liverpool di Etihad Stadium, Manchester, Jumat (4/1/2018) dini hari WIB nanti.

Mahrez sendiri merasa belum mencapai performa maksimalnya sejak bergabung dari Leicester City dengan banderol 60 juta poundsterling pada musim panas lalu. "Ketika Anda baru menjalani enam bulan bersama tim baru, maka itu masih sulit untuk beradaptasi. Saya sangat bagus. Saya masih baru di tim ini. Saya pikir beberapa bulan terakhir saya melewatinya dengan lebih baik," ungkap Mahrez, seperti dilansir Skysports.com, Rabu (2/1/2018).

City harus menang di Etihad jika mereka tidak ingin semakin tertinggal dari Liverpool dalam perebutan gelar juara Liga Premier Inggris musim ini. The Citizens terpaut 7 poin dari Liverpool yang belum pernah menelan kekalahan dalam 20 laga pembuka Liga Premier musim ini.

"Itu masif karena Anda harus menang, di setiap laga. Anda tidak boleh membiarkan kans kehilangan poin, apalagi melawan tim yang berada di atas kami, seperti Liverpool," tegas Mahrez.