Tim Ad Hoc Antimafia Bola Bentukan PSSI Segera Terwujud

Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi (kiri) didampingi Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono (kanan) memberikan keterangan pers mengenai penghentian sementara kompetisi Liga I di Jakarta, Selasa (25/9 - 2018). (Antara / Reno Esnir)
04 Januari 2019 00:25 WIB Ahmad Baihaqi Indonesia Share :

Solopos.com, JAKARTA - PSSI Segera membentuk tim Ad Hoc untuk membasmi mafia bola. Tim tersebut akan membantu Satuan Tugas [Satgas] Antimafia Bola yang sebelumnya dibentuk oleh kepolisian.

Ketua Umum PSSI, Edy rahmayadi, menyebut tim Ad Hoc Antimafia bentukan PSSI itu segera terealisasi. Edy menyebut tim tersebut bisa saja terbentuk saat Kongres PSSI dihelat pada 20 Januari 2019 mendatang.

"Ya seperti tadi saya katakan, kita akan segera membentuk tim bersama aparat lainnya, terkhusus polisi karena memang itu bidang polisi. Ini semua untuk menjadikan PSSI yang handal tadi itu, serta PSSI yang profesional dan bermartabat," kata Edy seperti dikutip dari Suara.com, Kamis (3/1/2019).

"Tadi sudah ditentukan, harusnya bulan atau pekan kemarin. Tapi karena begitu sibuknya, masih ada liga [Liga 1 2018] bermain kemarin, sehingga semua ini agak terhambat," imbuhnya.

Di sisi lain, Satgas Antimafia Bola telah menerima 240 laporan terkait kasus pengaturan skor di sepak bola Indonesia. Puluhan kasus pun sudah ditindaklanjuti. Bahkan polisi sudah menangkap beberapa tersangka kasus pengaturan skor.

"Saya apresiasi! Saya menginginkan memang sejak dari awal, seluruh rakyat Indonesia yang memiliki PSSI. Mari sama-sama kita awasi ini, begitu sulit, dan baru sekarang terlaksana," kata Edy.

"Apresiasi untuk polisi, kami akan bersama berantas. Untuk 240 laporan itu sehingga bisa kita selesaikan, ke depan 2019 ini bisa clear. PSSI murni lahir menjadi handal," tandasnya.