Benar-Benar Bukan Level Lilywhites

Para pemain Tottenham Hotspur merayakan gol pada laga babak ketiga Piala FA, Sabtu (5/1 - 2019) dini hari WIB. Reuters/Carl Recine
05 Januari 2019 21:35 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, TRANMERE—Beberapa waktu lalu Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, sempat mengeluarkan pernyataan sedikit sombong soal keikutsertaan timnya di Piala FA dan Piala Liga.

Manajer asal Argentina itu menilai kedua turnamen tersebut tak pernah menjadi targetnya bersama Spurs.
“Jika kami bisa memenangi Piala Liga atau Piala FA dan finis di papan tengah klasemen, saya pikir saya sudah dipecat beberapa tahun lalu,” ujar Poch, sapaan akrabnya seperti dilansir Sky Sports.

Namun sikap pongah Poch seperti menemukan pembenaran saat Spurs melawat ke markas Tranmere Rovers di Frenton Park, Sabtu (5/1/2019) dini hari WIB. Klub berjuluk Lilywhites itu sukses menghancurkan Tranmere tujuh gol tanpa balas di laga putaran ketiga Piala FA tersebut.

Tampil tanpa Christian Eriksen dan Harry Kane di starting eleven, Tottenham menggila lewat striker pelapis, Fernando Llorente, yang berhasil membukukan hattrick di menit ke-48, 71 dan 72. Tiga gol lain dicetak Serge Aurier (menit ke-40), Heung Min Son (menit ke-57) dan Kane (menit ke-82) yang baru masuk di babak kedua.

“Saya sangat senang, tapi sangat dingin. Kami solid, mereka bekerja sangat keas di babak pertama dan kami sangat beruntung bisa mencetak gol pembuka,” ujar Pochettino seperti dilansir BBC, Jumat (4/1/2019).

Di laga itu Spurs tampil amat mematikan dengan melepaskan 17 tembakan yang 12 di antaranya menemui sasaran. Namun demikian mereka harus menunggu 40 menit untuk menjebol Tranmere yang notabene tim divisi empat Liga Inggris.
Aurier memecah kebuntuan lewat tembakan jarak jauh yang mengarah ke pojok kiri atas gawang Tranmere. Setelah itu keran gol pun seakan mengalir tanpa henti bagi Lilywhites. “Pada babak kedua, kami menemukan ruang dan sangat tajam di depan gawang,” ucap Pochettino.

Selain Llorente yang berhasil pecah telur musim ini, pujian layak diberikan pada Son yang turut mengemas dua assist. Dilansir Bleacher Report, striker Timnas Korsel itu tampil amat trengginas di enam laga terakhir dengan mengemas tujuh gol dan lima assist.

Son selalu mampu mencetak gol atau assist setiap 40 menit bermain bersama Spurs. Tepuk tangan pun pantas diberikan pada gelandang belia Oliver Skipp. Pemain 18 tahun itu tampil cemerlang setelah melepas dua assist untuk gol Son dan Llorente di babak kedua.