Tangis Perpisahan Fabregas di Stamford Bridge

Cesc Fabregas (Reuters/Matthew Childs)
06 Januari 2019 21:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, LONDON — Ada momen haru yang mengiringi kemenangan 2-0 Chelsea atas Nottingham Forest dalam babak ketiga Piala FA, Sabtu (5/1/2019) malam WIB. Saat laga memasuki menit ke-85, sekitar 30.000 fans The Blues yang memadati Stamford Bridge kompak bertepuk tangan menyambut Cesc Fabregas yang hendak diganti N’golo Kante. Air mata membasahi wajah Fabregas ketika dia berjalan menuju pinggir lapangan.

Sambil menyeka air mata, gelandang asal Spanyol ini membalas applaus fans lewat lambaian tangan. Pertandingan itu memang menjadi laga emosional bagi Fabregas. Dengan mengenakan ban kapten, dia menjalani laga terakhirnya bersama The Blues setelah bergabung bersama klub itu tahun 2014.

Selama empat tahun dia telah 138 kali tampil bersama London Biru dan mengemas 15 gol. AS Monaco dikabarkan bakal menjadi petualangan selanjutnya bagi pemain 31 tahun tersebut. Fabregas bakal bereuni dengan mantan rekannya di Arsenal yang kini melatih Monaco, Thierry Henry.

“Rasanya seperti pekan lalu saya mulai bermain secara profesional dan sekarang sudah lebih dari 15 tahun,” ujar Fabregas dalam ucapan perpisahannya, seperti dilansir chelseafc.com.

Bersama The Blues, Fabregas mempersembahkan dua trofi Liga Premier Inggris (2014/2015 & 2016/2017), Piala Liga (2014/2015) dan Piala FA (2017/2018). Namun musim ini Fabregas mulai kesulitan menembus tim inti selepas Maurizio Sarri membesut Chelsea. Sejauh ini dia baru bermain enam kali di kompetisi domestik tanpa sekalipun mencetak gol maupun assist.

Karier Fabregas melejit bersama Arsenal di bawah arahan manajer Arsene Wenger. Ia sempat kembali ke Spanyol untuk memperkuat Barcelona tapi memutuskan kembali ke Inggris untuk berlabuh ke Chelsea. “Di sepak bola, Anda harus siap bermain setiap tiga hari, hidup dengan kritik, dengan semua orang mengatakan betapa bagusnya Anda, dengan situasi naik turun. Namun waktu benar-benar berjalan dengan cepat dan saya menikmati setiap detiknya,” ujar jebolan La Masia tersebut.

Fabregas sejatinya bermain apik sebagai jenderal lapangan tengah di laga pamungkasnya bersama Chelsea. Namun penampilannya sedikit tercoreng setelah dia gagal menuntaskan penalti di menit ke-30. Beruntung Alvaro Morata mampu memecah kebuntuan lewat gol di menit ke-49 dan 59.

Morata pun menyampaikan rasa kehilangannya selepas laga melawan Nottingham. “Kamu tak akan pernah tahu bagaimana saya akan merindukanmu,” ujar Morata dalam akun instagram-nya.

Asisten Pelatih Chelsea, Carlo Cudicini, tak ragu memberikan pujian pada Fabregas yang dianggapnya sebagai salah satu pemain terbaik. “Dia pemain unik. Dia punya pemahaman luar biasa terhadap pertandingan dan visi yang hebat. Dia fantastis, bahkan sebelum bergabung bersama kami,” ujar Cudicini dilansir BT Sport