Krisis Tak Wajar Real Madrid

Real Madrid (Reuters/Juan Medina)
07 Januari 2019 22:25 WIB Ahmad Baihaqi Dunia Share :

Solopos.com, MADRID — Santiago Solari sempat memberi secercah harapan saat menjejakkan kaki di Santiago Bernabeu akhir Oktober 2018 lalu. Tak butuh waktu lama untuk beradaptasi, Solari mempersembahkan delapan kemenangan dari sembilan laga di semua kompetisi bagi Madrid.

Namun kekalahan 0-2 Madrid dari Real Sociedad membuat kondisi tim hampir kembali ke titik saat Julen Lopetegui didepak dari kursi pelatih. Los Blancos kembali melepas poin penuh setelah pekan lalu ditahan imbang Villarreal dengan skor 1-1, Jumat (4/1/2019) lalu.

Kekalahan dari Sociedad dalam laga di Bernabeu, Senin (7/1/2019) dini hari WIB, membuat Karim Benzema dkk. turun ke posisi kelima klasemen dengan 30 poin dari 18 laga. Anak asuh Solari pun tertinggal 10 poin dari Barcelona di puncak klasemen. Saat bersama Lopetegui, Madrid bahkan “cuma” tertinggal tujuh poin dari Barca seusai kalah 1-5 di El Clasico.

Dilansir Marca, Senin, El Real sedang menjalani musim terburuknya dalam 10 tahun terakhir setelah menelan enam kekalahan saat kompetisi baru mencapai pekan ke-18. Jumlah itu sama dengan kekalahan yang mereka dapati sepanjang musim 2014/2015 dan 2017/2018. Sebelumnya kekalahan terbanyak Madrid dalam 18 laga awal terjadi pada musim 2008/2009. Di bawah arahan Juande Ramos, Madrid kalah lima kali di 18 pekan pertama.

Hasil melawan Sociedad bukanlah kekalahan pertama Madrid di kandang bersama Solari. Akhir tahun lalu Los Blancos pernah dibantai CSKA Moskow tiga gol tanpa balas yang menjadi kekalahan terbesar mereka di kandang dalam sejarah keikutsertaan di Liga Champions.

“Ini tidak wajar, bukan kali ini saja, ini sudah terjadi berkali-kali. Anda harus menemukan solusi karena banyak pemain tidak tampil di performa terbaiknya,” ujar gelandang Madrid, Luka Modric, seperti dilansir AS, Senin.

Penggawa Madrid sendiri tampaknya lebih suka menyalahkan wasit sebagai biang kekalahan dari Sociedad. Solari dan kapten Madrid, Sergio Ramos, kompak mengkritik wasit Jose Luis Munuera saat memberikan penalti pada Sociedad di menit ketiga. Penalti yang sukses dikonversi menjadi gol itu diberikan saat Casemiro dianggap melanggar Mikel Merino. Dalam tayangan ulang, Casemiro terlihat melakukan dorongan saat Merino melakukan akselerasi di kotak penalti El Real.

Kemarahan Madrid kian memuncak saat wasit tak memberikan hadiah penalti serupa saat Vinicius dijatuhkan Geronimo Rulli di babak kedua. “Kami tidak berbicara dengan wasit. Ada insiden yang terlihat jelas dan kami percaya bahwa VAR [video assistant referee] ada di sana untuk itu,” cetus Solari dilansir Sport English