Lawan Tottenham, Chelsea Bisa Andalkan Wonderkid Ini

Callum Hudson/Odoi (Reuters/Hannah McKay)
07 Januari 2019 23:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, LONDON - Manajer mana yang tak panik jika skuatnya diterpa badai cedera pemain. Apalagi, badai cedera pemain tersebut terjadi di sela-sela jadwal kompetisi yang superpadat.

Kondisi itu yang sedang dialami Manajer Chelsea, Maurizio Sarri. Pelatih asal Italia tersebut harus menerima kenyataan pahit kehilangan sederet pemain di lini serang karena cedera saat timnya melawat ke markas Tottenham Hotspur pada leg pertama babak semifinal Piala Liga di Stadion Wembley, London, Rabu (7/1/2019) pukul 03.00 WIB.

Dua pemain ofensif Chelsea, Olivier Giroud dan Pedro Rodriguez, diragukan bisa bermain karena cedera. Winger Chelsea lainnya, Willian, menderita cedera betis dan hampir dipastikan absen di Webley. Adapun winger terbaru Chelsea, Christian Pulisic, belum bisa bergabung ke London karena masih menjalani masa pinjaman ke klub lamanya, Borussia Dortmund.

Praktis, hanya winger kiri Eden Hazard dan penyerang Alvaro Morata, amunisi lini depan Chelsea yang dalam kondisi siap turun melawan Spurs pada Derby London di Wembley tersebut. Namun, Sarri bisa sedikit tenang karena masih ada pemuda berusia 18 tahun bernama Callum Hudson-Odoi.

Pemain jebolan akademi Chelsea tersebut disebut-sebut sebagai salah satu winger masa depan Timnas Inggris. Dia bisa menjadi solusi bagi Sarri untuk menambal sayap kanan Chelsea yang ditinggalkan William dan Pedro saat melawan Spurs nanti.

"Saya bisa bermain keduanya [sayap kiri dan kanan]. Di kiri, saya benar-benar enjoy. Begitu saya pindah ke sisi kanan, saya mendapatkan peluang mendapat bola dan mendribel lebih banyak," ujar Hudson-Odoi, seperti dilansir Football.london, Senin (7/1/2019).

Sayang, pertandingan Derby London di Wembley nanti bisa jadi merupakan detik-detik terakhir Hudson-Odoi mengenakan kostum Chelsea. Pemain yang ikut mengantar Timnas Inggris menjuarai Piala Dunia U-17 pada 2017 lalu tersebut dilaporkan bakal hengkang ke Bayern Munich. Selama berada di tim senior Chelsea, Hudson-Odoi jarang mendapat kesempatan bermain. Dia hanya mencatat satu laga di Liga Inggris musim ini, itu pun dari bangku cadangan.

Sementara Bayern membutuhkan winger yang fresh seperti Hudson-Odoi untuk menggantikan winger-winger mereka yang mulai uzur dari segi usia, seperti Franck Ribery dan Arjen Robben. Bayern mengajukan penawaran baru untuk memboyong Hudson-Odoi dengan banderol 30 juta poundsterling (Rp538,6 miliar), setelah dua penawaran sebelumnya masing-masing 13,5 juta poundsterling (Rp242,4 miliar) dan 20 juta poundsterling (Rp352,1 miliar) ditolak Chelsea.

Jika berhasil, Hudson-Odoi akan mengikuti jejak rekan setimnya di Timnas Inggris Junior, Jadon Sancho, yang lebih dahulu bersinar di Bundesliga bersama Borussia Dortmund. "Hudson-Odoi seusai Sancho, yang sangat-sangat sukses. Wajar apabila kami memantau dan mengikuti perkembangannya," ungkap Pelatih Bayern, Niko Kovac, seperti dikutip Standard.co.uk