Semifinal Piala Liga: Spurs dan Chelsea Dilematis

Striker Chelsea, Alvaro Morata, ditempel dua pemain Southampton pada laga di Stamford Bridge, London, Rabu (2/1/2019). Morata akan dipasang sebagai starter menghadapi Tottenham Hotspur. - Reuters/Paul Childs
08 Januari 2019 03:00 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, LONDON--Tottenham Hotspur dan Chelsea menghadapi situasi dilematis. Mereka harus berjumpa dalam laga dua leg pada semifinal Piala Liga di sela-sala jadwal kompetisi yang superpadat, Januari ini.

Spurs bakal menjadi tuan rumah pada leg pertama di Stadion Wembley, London, Rabu (9/1/2019) pukul 03.00 WIB. Sementara leg kedua di markas Chelsea kemungkinan digelar Kamis (22/1), namun mengenai waktu kick-off belum ditentukan mengingat kepadatan jadwal kedua tim di kompetisi domestik.

Spurs dan Chelsea masing-masing harus melakoni tujuh laga selama Januari ini di tiga kompetisi berbeda, yakni Liga Premier, Piala FA, dan Piala Liga. Hal itu membuat pelatih kedua tim mengalami dilema dalam menentukan skuat di Wembley nanti. Apakah harus memainkan pemain utama atau mengistirahatkannya dengan merotasi pemain? Apalagi, persaingan di papan atas Liga Premier sedang panas-panasnya.

Spurs yang sedang bersaing ketat dengan Liverpool dan Manchester City di jalur perebutan gelar Liga Premier musim ini dihadapkan pada jadwal berat selepas menjamu Chelsea di Wembley akhir pekan nanti. Pasukan Mauricio Pochettino ini bakal bertemu Manchester United yang sedang naik daun bersama interim pelatih mereka, Ole Gunnar Solskjaer, di Wembley, Minggu (13/1/2019).

Sedangkan Chelsea akan bertemu Newcastle United, Sabtu (12/1/2019), kemudian disusul melawan pesaing langsung mereka dalam memperebutkan batas terakhir zona Big Four, Arsenal, sepekan kemudian.

"Para pemain yang bekerja keras di gym dan kamp latihan akan memastikan mereka fit dan manajer bisa melakukan perubahan," jelas gelandang serang Spurs, Dele Alli, seperti dilansir skysports.com, Senin (7/1/2019).

Chelsea memerlukan skuat terbaik jika ingin membalaskan dendam kekalahan memalukan 1-3 dalam kunjungan terbaru mereka ke Wembley, akhir November 2018. Chelsea juga tidak menganggap remeh Piala Liga. Sebab, turnamen ini yang berpotensi paling besar memberi gelar juara bagi Chelsea musim ini.

"Bagi klub, kami menganggap semua trofi penting dan kami punya peluang untuk menembus final [di Piala Liga] dan kami tentu ingin bermain dengan sangat baik," ujar asisten pelatih Chelsea, Carlo Cudicini, seperti dikutip goal.com.