Semifinal Piala Liga: VAR Bikin Sarri Gusar

Striker Tottenham Hotspur, Harry Kane, sukses mengeksekusi penalti ke gawang Chelsea pada laga leg pertama semifinal Piala Liga di Stadion Wembley, London, Rabu (9/1/2019) dini hari WIB. - Reuters/Eddie Keogh
09 Januari 2019 23:40 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, LONDON-- Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, tak bisa menahan kesabarannya ketika anak asuhnya ditekuk 0-1 Tottenham Hotspur pada leg pertama semifinal Piala Liga (Carabao Cup) di Stadion Wembley, London, Rabu (9/1/2019) dini hari WIB.

Pelatih berusia 59 tahun tersebut terlihat berang dengan penalti pemain Spurs, Harry Kane, di babak pertama. Hadiah penalti diberikan wasit Michael Oliver setelah ia berkonsultasi dengan Video Assistant Referee (VAR) ketika Kane dilanggar kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga, di kotak terlarang. Kane mampu mengeksekusi penalti dengan sempurna untuk membawa timnya menang 1-0.

Perdebatan muncul karena hakim garis sempat mengangkat bendera offside ketika Kane mendapat umpan dari Toby Alderweireld sebelum dijatuhkan Kepa di kotak penalti. Dari pengamatan VAR, Kane tampak onside. Namun dari kamera alternatif dengan sudut berbeda terlihat Kane dalam posisi offside sebelum dilanggar Kepa.

Sarri menilai wasit dan ofisial pertandingan di Inggris belum bisa menyesuaikan diri dengan sistem teknologi VAR untuk membuat keputusan tepat di lapangan. "Jika Anda tidak yakin dengan VAR, Anda harus mengikuti bola kemudian baru membuat keputusan akhir. Namun dia berhenti dan tidak mengikuti bola, bek-bek kami menilai itu offside. Ini sangat aneh, di Liga Premier belum pakai VAR tapi di Piala Liga memakai sistem ini," ujar Sarri dalam konferensi pers seusai laga, seperti dilansir dailymail.co.uk.

Manajer Spurs, Mauricio Pochettino, juga mengaku tidak senang dengan sistem VAR. "Hari ini kami dapat keuntungan namun setelah menyaksikan Piala Dunia dan turnamen lain seperti Liga Primera Spanyol, saya lihat tidak ada yang senang sejak awal VAR digunakan," jelas Pochettino.