Februari 2019, Persebi Boyolali Tentukan Markas Baru

Persebi Boyolali (Istimewa)
09 Januari 2019 01:25 WIB Chrisna Chaniscara Indonesia Share :

Solopos.com, BOYOLALI — Persebi Boyolali menunda penentuan markas baru menyusul belum jelasnya jadwal kompetisi Liga 3 zona Jawa Tengah (Jateng) musim 2019. Laskar Pandan Arang mengindikasi homebase anyar bakal diumumkan setelah pelaksanaan Kongres Asprov PSSI Jateng, 9 Februari 2019.

Persebi memang harus mencari markas baru menyusul pembongkaran Stadion Pandan Arang yang bakal diubah menjadi mal. Adapun stadion anyar yang terletak di Paras diperkirakan baru rampung pada tahun 2020. Sejauh ini pilihan Persebi mengerucut ke tiga stadion yakni Stadion Kragilan, Boyolali, Stadion Trikoyo, Klaten dan Stadion Kridanggo, Salatiga.

Manajer Persebi, Kukuh Hadiatmo, mengaku belum dapat menentukan markas baru tim lantaran jadwal kompetisi belum turun. Menurut Kukuh, kejelasan jadwal tersebut diperlukan karena salah satu stadion bidikan mereka adalah Trikoyo yang notabene kandang sesama tim Liga 3, PSIK Klaten.

“Trikoyo memang jadi alternatif terkuat kalau Kragilan tak lolos verifikasi Asprov. Namun tentu kami harus melihat jadwalnya dulu, jangan sampai sudah memilih Trikoyo ternyata malah bertabrakan dengan jadwal PSIK,” ujar Kukuh saat dihubungi Solopos.com, Selasa (8/1/2019).

Pihaknya mengaku sudah bertemu dengan Askab PSSI Klaten untuk membicarakan peluang Persebi bermarkas di Kota Bersinar. Menurut Kukuh, Klaten menyambut baik apabila Persebi ingin berbagi kandang dengan PSIK. “Namun apabila benturan jadwal tak terhindarkan, kami terpaksa mengalihkan pilihan ke Stadion Kridanggo, Salatiga,” jelasnya.

Belum jelasnya jadwal kompetisi juga membuat program latihan Persebi di bawah Pelatih Ahmad Sukisno berhenti sementara. Bulan ini manajemen meliburkan latihan pemain dan bakal dilanjutkan Februari seusai kongres. Kukuh mengklaim penghentian latihan tersebut tak mengganggu persiapan tim. “Target kami tetap sama, lolos ke babak nasional Liga 3.”

Sementara, itu pendukung Persebi yang tergabung dalam Brigade Boys Boyolali (BBB) mendorong manajemen memilih Stadion Trikoyo sebagai markas baru tim. Pembina BBB, Warsono Windo Winawan, menilai Trikoyo paling representatif dibanding dua alternatif stadion lain. “Jaraknya juga relatif dekat. Kami juga sudah berkoordinasi dengan suporter di sana dan mereka menyambut baik,” kata dia.