Ingin Timnas U-22 Lebih Tajam, Ini yang Dilakukan Indra Sjafri

Pelatih Timnas U19 Indra Sjafri saat tampil di laga uji coba melawan Persis Solo di stadion Manahan, Senin (28/5 - 2018), malam WIB. (Solopos/Sunaryo Haryo Bayu)
09 Januari 2019 20:25 WIB Newswire Indonesia Share :

Solopos.com, JAKARTA - Indra Sjafri ingin mempertajam lini serang Tim Nasional U-22. Sang pelatih pun membuka kemungkinan untuk mendatangkan pelatih khusus agar para striker lebih produktif.

Seperti diketahui, Timnas U-22 saat ini tengah menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan menuju Piala AFF U-22, Februari 2019 mendatang. Sebanyak 38 pemain dipanggil dalam pemusatan latihan tersebut. Namun ada beberapa pemain yang masih absen.

Indra sendiri sebelumnya menangani Timnas U-19. Namun, dia dinilai gagal memoles striker menjadi tajam. Pada gelaran Piala Asia 2018 lalu, dua striker Indonesia Rafli Mursalim dan Hanis Saghara tak mencetak gol sama sekali. Total sembilan gol lebih banyak dicetak oleh para pemain tengah.

"Tidak tertutup kemungkinan memanggil pelatih untuk lini depan," ujar Indra seperti dikutip dari Suara.com, Rabu (9/1/2019).

Namun, Indra tak akan mendatangkan pelatih khusus tersebut dalam waktu dekat. Dia memilih untuk memaksimalkan jajaran pelatih yang ada lebih dulu. "Dengan susunan kepelatihan sekarang, kami terus mencoba agar para striker menjadi lebih baik. Membangun pemain tidak seperti 'bim salabim'," imbuhnya.

Pada pemusatan latihan kali ini, deretan striker yang dipanggil Timnas U-22 adalah Marinus Wanewar, Beni Oktaviansyah, Dimas Drajad, Ezra Walian dan Septian Bagaskara. Sementara di timnas U-22 Indonesia saat ini, Indra Sjafri sebagai pelatih kepala didampingi oleh tiga asisten pelatih yaitu Yunan Helmi, Nova Arianto, dan Hendro Kartiko.

Sumber : Suara.com