Di Argentina, Maradona Dianggap Tuhan dan Lionel Messi Nabinya

Bendera bergambar Lionel Messi dan Diego Maradona (Paste Magazine)
11 Januari 2019 02:00 WIB Chelin Indra Sushmita Dunia Share :

Solopos.com, BUENOS AIRESSepak bola merupakan sesuatu yang eksklusif bagi masyarakat Argentina. Penggemar sepak bola di Argentina sangat fanatik. Saking fanatiknya, mereka menjadikan sepak bola seperti agama yang dianut banyak orang.

Dua bintang sepak bola lahir di Argentina, yakni Diego Maradona dan Lionel Messi. Meski pamor Lionel Messi saat ini lebih unggul, Diego Maradona tetap dianggap sebagai yang paling agung. Mengutip Straits Times, Kamis (10/1/2019), di sudut Kota Buenos Aires, Argentina, terdapat mural bergambar kedua manusia ajaib sepak bola itu.

Mural tersebut merupakan karya seniman lokal bernama Santiago Barbeito. Menariknya, Diego Maradona dianggap sebagai figur Tuhan. Sementara di sebelah kanannya yang merupakan Lionel Messi dianggap sebagai Nabi Adam. Mural unik itu terpampang di markas klub sepak bola Sportivo Pereyra.

Bagi anggota klub Sportivo Pereyra, lapangan sepak bola adalah gereja. Tempat suci yang layak dipasangi lukisan unik tersebut. "Gereja di Sistine menggambarkan Tuhan dan Nabi Adam. Sementara di gereja sepak bola, kami punya Diego Maradona dan Lionel Messi," kata pelatih klub, Ricardo Elsegood.

Sang pelukis, Santiago Barbeito, menyebut mural itu menggambarkan proses regenerasi di tubuh tim nasional (timnas) Argentina. "Maradona mewariskan sepak bola ke tangan Messi," tegasnya.

Pepatah bijak terkenal Argentina, "en Argentina, se come, vive, y respira el futbol, (di Argentina, seseorang makan, hidup, dan bernapas untuk sepak bola)," menjadi pegangan bagi warganya. Pepatah ini menunjukkan sepak bola menjadi bagian tidak terpisahkan dari kultur masyarakat.

"Keimanan" terhadap klub sepak bola di Argentina telah dipupuk sejak dini. Setiap orang tua mendoktrin anak mereka untuk mendukung suatu klub. Berpindah kesetiaan kepada klub lain digambarkan seperti berpindah agama, sehingga kemungkinannya sangat kecil.

Pada saat ada pertandingan penting, jalanan di Kota Buesnos Aires, Argentina, sangat sepi. Mayoritas penduduk datang ke stadion untuk menyaksikan langsung pertandingan sepak bola. Atmosfer di dalam stadion sangat luar biasa dan bakal membuat semua orang merinding. Penonton di stadion tidak akan berhenti bernyanyi dan berteriak untuk mendukung tim favorit.

Masyarakat Argentina sangat kompetitif. Mereka bakal sangat kecewa jika klub sepak bola favorit kalah dalam pertandingan. Sekalipun pertandingan itu hanya untuk bersenang-senang saja. Wajah para pendukung bakal sangat muram dan bisa langsung keluar dari stadion seusai pertandingan berlangsung.