West Ham United Vs Arsenal: Momen Emosional Nasri

Samir Nasri - Reuters/John Sibley
11 Januari 2019 23:58 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, LONDON--Samir Nasri akan menghadapi situasi emosional saat West Ham United menjamu Arsenal pada lanjutan Liga Premier Inggris di London Stadium, London, Sabtu (12/1/2019) pukul 19.30 WIB.

Nasri ditampung West Ham setelah masa hukumannya karena doping berakhir pada Desember 2018. Ia bereuni dengan mantan pelatihnya di Manchester City, Manuel Pellegrini, yang kini menangani West Ham mulai awal musim ini.

Nasri menjalani debutnya saat The Hammers, julukan West Ham, menundukkan Birmingham City 2-0 pada babak ketiga Piala FA, akhir pekan lalu. Hubungan Nasri dengan pendukung Arsenal diketahui tidak harmonis. Dia kerap menjadi sasaran boo ketika bereuni dengan The Gunners, julukan Arsenal. Nasri dianggap pendukung Arsenal sebagai sosok mata duitan ketika hengkang ke City pada 2011.

Apakah pemain berjuluk "Le Petit Prince" (Si Pangeran Kecil) ini sudah siap bertemu mantan klub yang pernah membesarkannya itu? "Saya tidak sabar dengan laga berikutnya, laga derby melawan Arsenal, saya yakin atmosfernya akan lebih gila," jelas dia seperti dilansir skysports.com, Jumat (11/1/2019).

The Gunners merupakan tim yang paling sering mengalahkan West Ham di era Liga Premier, yakni sebanyak 29 kali. Reputasi Arsenal pada Derby London musim ini juga mentereng. Mereka hanya menelan sekali kekalahan dalam enam laga yang mempertemuan sesama tim Ibu Kota Inggris di Liga Premier musim ini, yakni saat ditekuk Chelsea, Agustus silam.

Bomber Pierre-Emerick Aubameyang menjadi pemain Arsenal yang paling berbahaya pada Derby London. Pemain asal Gabon ini tak pernah absen mencetak gol dalam empat penampilan terbarunya pada Derby London di Liga Premier, dengan total mengemas enam gol dan dua assist.

Arsenal perlahan-lahan mulai mengikis badai cedera pemain belakang. Bek Hector Bellerin, Kostantinos Mavropanos, Shkodran Mustafi, dan Nacho Monreal mulai kembali latihan secara penuh. Emery sendiri menegaskan timnya sulit mendatangkan pemain baru pada bursa transfer Januari ini, kecuali dengan status pinjaman.

"Saya sangat senang. Saya tahu tidak akan mudah bagi kami di bursa transfer kali ini dan jika kami bisa menemukan satu pemain yang bisa membantu kami, dia harus benar-benar kami butuhkan dan punya kualitas berbeda dengan pemain yang ada di skuat saat ini," ungkap Emery, seperti dilansir theguardian.com.