Manajemen Laskar Sambernyawa Meradang

Semen Padang vs Persis Solo (Istimewa/Ofisial Persis Solo)
13 Januari 2019 08:30 WIB Ivan Andimuhtarom Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO-Manajemen Persis Solo kebakaran jenggot mengetahui langkah agresif PSIS Semarang di bursa transfer musim ini.

Widyantoro disebut tinggal selangkah berada di markas PSIS. Terkait kabar tersebut, Manajemen Persis tegas menyatakan ingin mempertahankan pelatih yang akrab di sapa Wiwid itu untuk Liga 2 Indonesia musim 2019.

Seperti diketahui, PT Persis Solo Saestu telah membubarkan tim Persis musim 2018 pada 16 Oktober 2018 atau sehari setelah Laskar Sambernyawa gagal lolos ke babak delapan besar Liga 2. Pembubaran skuat Persis termasuk di dalamnya adalah tim pelatih. Surat pemberhentian tim pelatih diberikan Sekjen Persis Solo Dedy M. Lawe secara langsung kepada tim pelatih yang diwakili pelatih kepala, Agus Yuwono di mes pemain.

Untuk menetralisasi bola panas yang menggelinding tersebut, Wiwid menyatakan Manajemen Persis Solo belum menghubunginya lagi seusai pembubaran tim pada Oktober tahun lalu. “Sudah lama lost contact [dengan Persis Solo],” ujar Wiwid itu saat dihubungi Espos, Sabtu (12/1/2019). “Doakan saja [bisa bergabung PSIS Semarang],” ucap Wiwid singkat.

Sementara itu, Sekjen Persis Solo, Dedy M. Lawe, meradang dengan manuver PSIS. Ia menuding PSIS, khususnya Jafri Sastra, telah berupaya menyerobot Wiwid sekaligus pelatih kiper Persis musim 2018 I Komang Putra (IKP). Padahal, Persis sudah berencana mempertahankan Wiwid di kursi pelatih. “Kayak enggak ada orang aja JS [Jafri Sastra] tuh,” ungkapnya melalui pesan WhatsApp kepada Espos, Sabtu.

Ia menilai JS tak memiliki sopan-santun. Menurut Dedi, JS seharusnya mengontaknya untuk menanyakan masa depan Wiwid dan IKP di Persis. “Ini kayak enggak ada penghargaannya. Bagaimana pun JS pernah bekerja untuk Persis. Ada etika lah,” tulisnya.